Pejabat Pemkab Kunjungan ke Thailand

Songsong Romansa Purworejo 2020

PURWOREJO - Sejumlah pejabat teras, mulai dari Bupati Agus Bastian, Sekda Said Romadhon, asisten, kepala dinas, kepala bagian sampai camat selama tiga hari mulai Jumat (15/3) besok sampai Minggu (17/3) akan berkunjung ke Thailand.

Acara tersebut dibalut dengan kegiatan family gathering Pemerintah Kabupaten Purworejo. Pihak jajaran Pemkab Purworejo mengakui ada kegiatan itu selama tiga hari. Terlebih ada surat edaran dari Sekda Said Romadhon perihal acara itu.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Purworejo, Gatot Seno Aji mengatakan, acara "plesiran" para pejabat ini untuk menyongsong Romansa Purworejo 2020 dalam bidang pariwisata. "Liburan kali ini bukan semata-mata untuk senang- senang, melainkan masih dalam rangkaian kinerja pembangunan daerah," ucapnya, kemarin (13/3).

Gatot juga menegaskan, untuk kegiatan ke Thailand sama sekali tidak menggunakan anggaran daerah. Peserta yang ikut pun tidak diwajibkan. "Seluruh peserta yang ikut membayar sendiri biaya perjalananya. Mulai dari tiket pesawat, penginapan, sampai dengan uang saku. Biayanya sekitar Rp 10.500.000 untuk satu orang," katanya kepada Suara Merdeka saat dikonfirmasi mengenai surat edaran sekda kepada sejumlah pejabat terkait acara tersebut, Rabu (13/3).

Kendati sekretariat daerah mengaku tidak mewajibkan acara tersebut diikuti oleh seluruh pejabat teras eselon dua dan tiga, namun ada kesan liburan bersama bupati ini dinilai memberatkan karena menelan biaya belasan juta. Belum lagi, jika pejabat yang berangkat harus berpasangan dengan suami/istri, maka uang yang harus dibayarkan mencapai Rp 21 Juta.

Cuti Sehari

Menurut sumber yang dihimpun dari salah seorang pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya, dirinya terpaksa harus mengikuti acara tersebut. Ia merasa sungkan untuk meminta izin kepada bupati apabila tidak ingin mengikuti "plesir" ke negeri Gajah Putih itu.

"Ada surat edaran dari Sekda. Kalau tidak ikut, saya sungkan dan tak berani menolak. Bukan hanya saya yang merasa keberatan, karena biayanya mahal. Bagi pegawai atau pejabat yang golongan rendah seperti saya dan teman-teman lainya uang segitu besar, sama dengan gaji beberapa bulan," tandasnya.

"Kami sudah musyawarahkan itu. Semua bersifat sukarela. Rencana ini juga sudah lama dan tertunda-tunda, lah mereka pada tanya-tanya terus kapan, nah ini baru terealisasi sekarang. (peserta,red). Dikasih cuti sehari pada Jumat, kalau Sabtu-Minggu kan libur. Aspirasi dari mereka, termasuk negara yang dituju.

Pak Bupati mengikuti saja. Kita saja (yang mengusulkan,red),î ujarnya. Sedangkan tujuan dari gathering menyongsong romansa purworejo 2020, dijelaskan Said, supaya para pejabat memahami bagaimana negara lain seperti Thailand ini dapat maju karena sektor pariwisata. Di sana, selain berwisata, para pejabat juga diajak untuk mempelajari pembangunan pariwisata di negara gajah tersebut.( shp-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar