Gilder Jalur KA Bandara Terpasang

Di Dibal, Ngemplak

SM/Budi Sarmun : PASANG GILDER : Pelaksana proyek jalur KAbandara memasang gilder di sebelah selatan underpass Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali, Kamis (21/2). (51)
SM/Budi Sarmun : PASANG GILDER : Pelaksana proyek jalur KAbandara memasang gilder di sebelah selatan underpass Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali, Kamis (21/2). (51)

BOYOLALI - Pelaksana proyek jalur kereta api (KA) bandara secara bertahap terus melakukan pekerjaan fisik di wilayah Boyolali. Pada Kamis (21/2) dini hari, sebuah pekerjaan besar berupa pemasangan gilder (balok beton penyangga) sudah dilaksanakan di sisi selatan underpass Dibal, Ngemplak. Selama sekitar tiga jam, penopang jalur KA bandara ini diangkat dengan alat berat. Pekerjaan fisik ini disaksikan oleh sejumlah pemangku kepentingan dan dijaga petugas keamanan.

Kepala Desa Dibal Budi Setiyono ikut berada di lokasi guna mengawal pekerjaan ini sampai rampung. Saat dihubungi ia mengatakan, pemasangan gilder pada tengah malam dimaksudkan untuk mempercepat proses pekerjaan.

Selain itu, para pekerja bisa melaksanakan tugasnya secara nyaman dan cepat. ”Jadi pekerja tidak merasa terganggu saat mengangkat gilder ini. Karena jalan sudah ditutup total dan dialihkan ke jalur yang lain,” katanya, kemarin.

Menurut Budi, jalur di underpassmerupakan jalan umum yang setiap hari dilintasi penduduk. Jalur itu juga menjadi penghubung warga yang tinggal di utara tol Solo-Ngawi ke wilayah selatan.

Selain itu, jalur itu menjadi salah satu penghubung wilayah Ngemplak, Simo, dan Nogosari. ”Seandainya gilder dipasang pada pagi atau siang pasti akan memengaruhi aktivitas warga. Apalagi di sekitar underpass ada pasar tradisional dan kantor desa. Setiap hari ramai pemakai jalan,” katanya.

Dengan terpasangnya gilder ini, lanjut Budi, pelaksana proyek bisa melanjutkan proses pekerjaan yang lain, sehingga pembangunan jalur KA bandara bisa berjalan terus. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen jalur KA bandara, Reinaldi, mengatakan, jalur kereta api penghubung Stasiun Balapan-Stasiun Bandara Adi Soemarmo di atas tanah, sehingga pelaksana proyek harus memasang gilder-gilder penyambung jalur di underpass. ”Konsekuensi dari jalur di atas tanah ya harus ada pemasangan gilder seperti di sebagian jalur KA di Ngemplak dan memasuki stasiun bandara,” imbuhnya. (J5-51)


Berita Terkait
Loading...
Komentar