Dukung Jokowi, Repnas Jateng Kirab Api Obor

PEGANG OBOR : Ketua Repnas Relawan Pengusaha Muda Nasional Salatiga Istoni Kurniawan memegang obor untuk dikirab menuju Ambarawa. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
PEGANG OBOR : Ketua Repnas Relawan Pengusaha Muda Nasional Salatiga Istoni Kurniawan memegang obor untuk dikirab menuju Ambarawa. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SOLO - Api obor cinta untuk Pak Jokowi dibawa lari secara bergantian oleh puluhan Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) di Kota Solo, Selasa (19/2). Puluhan pengusaha muda dan simpatisan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin turut bergabung dalam kegiatan tersebut.

Api obor cinta yang diambil dari Api Abadi Mrapen, Grobogan dikirab dengan berkeliling melewati berbagai jalan dalam rangka napak tilas untuk mengingat kembali perjuangan Jokowi sewaktu masih menjadi Wali Kota Surakarta.

Kirab Api Cinta untuk Jokowi bertajuk “Repnas Torch Relay 2019,’’ yang digelar di Kota Solo mengambil rute dari Waroeng Kroepoek di Jl dr Radjiman-Jl Kalilarangan- Jl Reksoniten Gajahan-Jl Gajah Suranto Pasar Klewer-Jl KH Hasyim Asyari-Jl Slamet Riyadi-Jl Jenderal Sudirman-Jl Rongowarsito dan finish di Pasar Ngarsopuro. Kirab api obor cinta untuk Jokowi yang berlangsung di Kota Solo menjadi tempat keempat “Repnas Jateng Torch Relay”. Koordinator Repnas Kota Surakarta, Jimmy Soegianto mengatakan, Repnas Torch Relay mulai digelar sejak Minggu (17/2) diawali dengan pengambilan api abadi Mrapen, Grobogan, Jateng.

Nantinya ada 15 daerah di Jateng yang bakal dijadikan tempat singgah ‘’Kirab Api Cinta Untuk Jokowi’’. Dimulai dari Mrapen Grobogan, Demak, Semarang, Solo, Boyolali, Salatiga, Ambarawa, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, Tegal dan berakhir di Pekalongan. “Kawasan Ngarsopuro dan Kampung Batik Kauman menjadi daerah yang menjadi perhatian peserta karena kawasan itu menjadi bukti hasil kerja nyata Jokowi sewaktu masih menjabat Wali Kota Surakarta,’’ tegas Jimmy.

Setelah Kota Solo, lanjut dia, Repnas Jateng Torch Relay dilanjutkan dengan mengirab api obor ke Boyolali. Ketua Repnas Jateng, Wijaya Dahlan mengatakan, kirab api obor berlangsung meriah. Meskipun melelahkan, namun banyak simpatisan dan warga tetap antusias. Sehingga terbayar rasa lelah yang dirasakan. “Banyak yang antusias. Kami akan terus menggaet para pengusaha muda dan simpatisan untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” tegasnya.

Disambut Tarian

Di Boyolali, api obor diterima perwakilan Repnas Boyolali, Tulus Budiono di Kantor DPC PDIP Boyolali. Kedatangan api cinta juga disambut dengan Tari Topeng Ireng dari Selo. Selanjutnya, api cinta diserahkan kepada tim pelari estafet Boyolali.

Menurut Tulus, kampanye melalui kirab tersebut ditujukan untuk memberikan semangat pada generasi muda, disimbolkan dengan api dan lari marathon, untuk ikut berperan aktif membangun bangsa. Kampanye tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong partsipasi agar mereka menggunakan hak suaranya dalam pemilu nanti. “Gunakan hak pilih, jangan golput. Dukung Presiden Jokowi untuk lanjut dua periode,” ucapnya.

Kota Salatiga menjadi kota keenam yang dilintasi. Di kota berhawa sejuk ini api obor diserahkan kepada Ketua Repnas (Relawan Pengusaha Muda Nasional) Salatiga Istoni Kurniawan didampingi Widodo dari Ketua Repnas Boyolali Ardito Putro. Penyerahan api obor dilakukan di Kafe Joglo Jenak Bendosari Argomulyo. Selepas magrib, api selanjutnya dikirab yang diiringi sejumlah komunitas motor menuju Ambarawa yang diserahkan kepada Ketua Repnas Ambarawa. Tak kurang 60 motor mengiringi kirab ini. (G11,G10,H32-64)


Berita Terkait
Loading...
Komentar