#WMG, Sediakan Makan Gratis

Membantu Tak Harus Banyak Harta

SM/dok : WARUNG GRATIS SEMARANG : Warung Makan Gratis Mas & Mbak (#WMG) Semarang menyediakan makanan gratis untuk masyarakat.
SM/dok : WARUNG GRATIS SEMARANG : Warung Makan Gratis Mas & Mbak (#WMG) Semarang menyediakan makanan gratis untuk masyarakat.

Prihatin melihat kondisi sebagian masyarakat yang kekurangan untuk memenuhi kebutuhan pokok, makan, dua warga Banyumanik patungan membuka warung makan gratis.

MEMBERI tak perlu menunggu memiliki banyak rezeki. Cukup sisihkan materi dan segera lakukan. Hal itu seperti yang dilakukan oleh penggagas Warung Makan Gratis Mas & Mbak (#WMG) Semarang. Sering berkeliling Kota Semarang, dua orang ini merasa prihatin. Keduanya adalah Guruh Seto Gutomo (41), warga Gang Kruing II Banyumanik dan Raka Manggala Syafiie (33) warga Gedawang Permai 1, Banyumanik.

Prihatin bukan soal pembangunan infrastruktur, melainkan kondisi sebagian masyarakat yang terlihat kekurangan. Meski sekadar untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok keseharian, untuk makan. Dari obrolan santai, Guruh Seto Gutomo dan Raka Manggala Syafiie menyatukan ide untuk membuka warung makan gratis.

Siapa pun boleh makan, terutama masyarakat dari ekonomi menengah ke bawah. Dengan modal yakin dan keinginan berbagi, Warung Makan Gratis Mas & Mbak (#WMG) Semarang akhirnya beroperasi, akhir 2018 lalu. Dengan menggunakan moda transportasi mobil bak terbuka, warung ini beroperasi di beberapa titik Kota Semarang. ''Alhamdulillah bisa berjalan dan setiap hari ya sampai 50 porsi,'' kata Guruh Seto Gutomo, beberapa waktu lalu.

Lalu dari mana sumber dana untuk menyediakan penganan? Keduanya waktu itu patungan. Dana seadanya dan diwujudkan makanan secukupnya.

Namun seiring berjalannya waktu, saat cerita dengan temanteman lainnya, banyak yang justru tertarik untuk ikut berdonasi. ‘’Awalnya patungan, setelah cerita sama teman-teman, malah banyak yang tertarik,’’ujarnya.

Ada yang membantu uang tunai, ada pula yang menyumbang bahanbahan pangan pangan yang dibutuhkan. Menu yang disediakan pun tidak perlu mewah. Terpenting sehat, higienis, dan halal. Nasi dengan sayur dan lauk yang sehat. ‘’Menunya sederhana dan ganti-ganti. Kami masak sendiri, dibantu tetangga dan sukarelawan,’’ tambah Raka Manggala Syafiie.

Berpindah-pindah

Ia masih sering turun langsung ke lokasi untuk misi sosial tersebut. Biasanya warung mobil terbuka itu beroperasi pukul 13.00 sampai habis. Lokasinya juga berpindah dari satu tempat ke tempat lain, melihat keramaian masyarakat yang membutuhkan. ‘’Alhamdulillah jadi seperti mengorganisir kebaikan. Donasi juga ada yang berupa bahan-bahan mentah dan terus berdatangan,’’ tambahnya.

Ia berharap bisa terus berkomitmen mengembangkan Warung Makan Gratis Mas & Mbak (#WMG) Semarang.

Harapannya sederhana, agar bisa terus membantu sesama dan menjadi amalan baik kelak. Karena sebagai makhluk sosial, wajib membantu ketika ada yang membutuhkan pertolongan. ‘’Membantu orang tak harus menunggu banyak harta, yang penting ada niat yang tulus dan ikhlas,’’ tambahnya. (Hanung Soekendro-22)


Berita Terkait
Loading...
Komentar