Pelaku Pembunuhan Dituntut 20 Tahun Penjara

PATI - Sidang pembunuhan dengan korban Dul Senen di depan SMP 1 Gabus, akhirnya memasuki tahapan tuntutan. Dalam sidang tersebut, jaksa akhirnya mengajukan tuntutan hukuman 20 tahun penjara kepada para pelaku pembunuhan.

Tuntutan itu diajukan kepada Majelis hakim pada sidang yang digelar pada Selasa (19/2). Pembacaan sidang yang seharusnya digelar pada pekan kemarin sempat tertunda dan baru digelar kemarin.

Humas Pengadilan Negeri Pati Agung Iriawan membenarkan tahapan sidang pembunuhan yang telah memasuki tahapan tuntutan tersebut. Jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan sesuai pasal 340 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP).

”Dalam tuntutannya itu diajukan 20 tahun penjara,” terangnya. Dia mengatakan proses persidangan dengan nomor perkara 306 tersebut dipimpin oleh majelis hakim Lisfer Berutu, dengan anggota Rida Nur Karima dan Niken Rochayati. pidana (KUHP).

”Dalam tuntutannya itu diajukan 20 tahun penjara,” terangnya. Dia mengatakan proses persidangan dengan nomor perkara 306 tersebut dipimpin oleh majelis hakim Lisfer Berutu, dengan anggota Rida Nur Karima dan Niken Rochayati.

Sedangkan untuk tahapan berikutnya, sidang akan kembali dijadwalkan untuk tahapan pembelaan. ”Rencananya akan digelar pada pekan depan untuk tahap pembelaan,” tambahnya.

Pemanggilan Saksi

Sebelumnya, sidang tersebut juga telah melakukan pemanggilan saksi. Baik dari pihak kepolisian, pemilik kendaraan yang dipinjam oleh korban pemeriksaan saksi ahli.

Didatangkannya ahli tersebut untuk menerangkan masalah visum et repertum dalam kejadian tersebut. Dalam sejumlah sidang, sejumlah massa juga terlihat sempat mengawal. Ratusan massa sebagian besar dari warga Desa Brati, Kecamatan Kayen.

Mereka ingin melihat secara langsung jalannya persidangan kasus pembunuhan di depan SMPN 1 Gabus dengan korban Dul Senen yang terjadi akhir Oktober 2018 lalu.

Seperti diketahui kasus tersebut sempat membuat heboh warga. Pasalnya seorang pria ditemukan tergeletak di depan SMPN 1 Gabus.

Awalnya sejumlah warga mengira jika pria tersebut korban kecelakaan namun saat diperiksa rupanya diketahui adanya sejumlah luka dari senjata tajam. Diduga korban kalah saat berduel dengan pelaku dengan dugaan persoalan wanita. (dwa-30)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar