Karena Makan Banyak Itu Nikmat....

Raja Makan dai Undaan Tengah

SM/Anton WH  -  SANTAP NIKMAT : Dirjo (42) saat menikmati makan siang di salah satu lokasi pemancingan di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, siang kemarin. (39)
SM/Anton WH - SANTAP NIKMAT : Dirjo (42) saat menikmati makan siang di salah satu lokasi pemancingan di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, siang kemarin. (39)

NYARIS tanpa henti, Akadi (42) atau lebih dikenal sebagai Dirjo, menghabiskan lima piring nasi putih berlauk sayur daun singkil serta ikan nila di depannya. Sesekali piring diangkat dan kuah pedas manis digelontorkan ke mulutnya. Warga Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan tersebut tidak sedang memperlihatkan kerakusan atau kesurupan.

Hobi makan berporsi super banyak sudah sejak kelas IV SD. ”Bukan rakus, akan tetapi menikmati makanan yang tersedia,” katanya. Ayah dua anak bertubuh gempal seberat 125 kilogram tersebut mengaku terbiasa makan dengan porsi besar.

Saat makan mi Jowo, dia dapat menandaskan enam piring tanpa sisa. Kemampuan menghabiskan nasi kucing sekali santap yakni 25 porsi.

Soal camilan, 15 potong besar roti cokelat pisang habis dalam sesaat. ”Kalau lentog, porsinya 15 piring habis,” akunya. Tidak ada makanan spesial yang harus disiapkan istrinya setiap hari. Dirjo melahap semua yang disajikan.

Makin Menggila

Namun, bila di meja makan disiapkan sambal dan lalapan, nafsu makannya semakin menggila. ”Makan saya banyak, bukan rakus akan tetapi kebutuhan tubuh saya seperti itu,” jelasnya. Makan banyak membuatnya bersemangat menjalankan tugasnya sebagai pengemudi dump truck.

Sejumlah warung yang biasa disinggahi, sudah paham benar kebiasaannya. Istimewanya, Dirjo nyaris jarang sakit. Dia sering mengecek kesehatannya dan hasilnya sejauh ini relatif normal. Sesekali, hanya asam urat terpantau agak tinggi.

Keistimewaannya membuat dirinya dijuluki Raja Badog. Sejumlah rekan sering mengunggah videonya sedang makan besar. Hingga saat sekarang subscriber-nya sudah di atas 25 ribu netizen.

”Yang ingin saya sampaikan, saya mensyukuri dan menikmati rezeki yang dimiliki,” paparnya. Sang istri, Astutik (41), mengaku tidak malu mempunyai suami dengan porsi makan jumbo. Dia justru bangga karena membuktikan masakannya enak.

Setiap hari, jatah masak beras mencapai satu kilogram hingga satu setengah kilogram untuk sekeluarga. ”Ya, sebagian besar dimakan suami saya,” tandasnya sambil tertawa. (Anton WH-39)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar