Enam Daerah Rawan Longsor

Pemilik Salon Ditemukan Tewas

SM/Erry Budi Prasetyo : LAKUKAN EVAKUASI : Tim gabungan mengevakuasi jenazah Sri Murtini (45), pemilik salon yang menjadi korban tanah longsor yang ditemukan di bantaran Sungai Kethek, Jabungan, Banyumanik, kemarin. (22)
SM/Erry Budi Prasetyo : LAKUKAN EVAKUASI : Tim gabungan mengevakuasi jenazah Sri Murtini (45), pemilik salon yang menjadi korban tanah longsor yang ditemukan di bantaran Sungai Kethek, Jabungan, Banyumanik, kemarin. (22)

SEMARANG-Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana tanah longsor pada musim hujan ini.

Sebab, dalam beberapa hari terakhir, longsor terjadi di tiga tempat, yakni Lempongsari, Delisari, dan Pudakpayung. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, masih ada beberapa daerah yang rawan longsor. ''Daerah yang rawan longsor itu meliputi, wilayah Jomblang, Candi, Gajahmungkur, Kalipancur, Sadeng, Tinjomoyo, dan sejumlah wilayah lainnya,'' ujar Kasi Kesiapsiagaan (BPBD) Kota Semarang, Kabul Yonata, kemarin.

Dia menambahkan, BPBD Kota Semarang telah memasang alat bernama early warning system (EWS) di beberapa daerah rawan longsor. Dijelaskannya, EWS merupakan alat peringatan dini bencana longsor. Alat itu merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) buatan Universitas Gadjah Mada (UGM). Sementara itu, Camat Banyumanik, Sigit Suroso menuturkan, pihaknya akan menggelar musyawarah bersama RTdan RWsetempat, membahas tindakan yang harus dilakukan menghadapi bencana longsor. Terpisah, setelah dua belas jam melakukan pencarian, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri, akhirnya menemukan Sri Murtini (45), pemilik Salon Tins di Jalan Pudaksari Raya RT 1 RW6, Pudakpayung, Tembalang.

Dibawa ke Rumah Duka

Wanita yang sempat hilang setelah tempat usahanya terkena longsoran tanah tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal di bantaran Sungai Kethek, Jabungan, Banyumanik, Selasa (12/2) sekitar pukul 09.00. "Saat ditemukan di bantaran Sungai Kethek, perbatasan antara Kelurahan Jabungan, Banyumanik dan Kelurahan Meteseh, korban (Sri Murtini-Red) sudah dalam kondisi meninggal," ungkap Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli, kemarin.

Dia mengatakan, tim gabungan sudah mengevakuasi warga di Perumahan Villa P4A, Pudakpayung, Tembalang itu.

Sesuai permintaan keluarga korban, jenazah wanita tersebut langsung dibawa ke rumah duka di Perumahan Gedawang Pesona Asri, Gedawang, Banyumanik untuk dimakamkan. (arw,bib,K18,K44- 22)


Berita Terkait
Tirto.ID
Loading...
Komentar