Realme 2 Pro

Smartphone Poni Tipis dan Menawan

SETELAH Xiaomi dengan sub-brand bernama Pocophone yang telah merilis Pocophone F1 di Indonesia, kini giliran Oppo yang menetaskan sub-brand mereka, yakni Realme untuk para konsumen di Tanah Air.

Pendekatan harga terjangkau masih menjadi strategi yang efektif bagi produsen smartphone untuk menarik minat konsumen di Indonesia. Tentunya harga hanyalah menjadi satu faktor saja. Kualitas tetap menjadi prioritas bagi konsumen.

Mencoba memberikan keseimbangan antara harga dan kualitas produk, Realme memulai debut di Indonesia dengan dua produk. Salah satu adalah Realme 2 Pro yang hadir di kelas menengah dengan 3 varian yakni versi RAM 4GB+64GB , RAM 6GB+64GB , dan RAM 8GB+128GB.

Realme meluncurkan dua model, yaitu Realme 2 sebagai versi standar, dan Realme 2 Pro yang didapuk sebagai versi paling tinggi. Memiliki embelembel ëProí di belakangnya, perbedaannya dengan Realme 2 tidak hanya datang dari sisi harga, sudah pasti sejumlah peningkatan juga dihadirkan di Realme 2 Pro yang membuatnya layak dijual sedikit lebih mahal dari ësaudaranyaí tersebut.

Sejak iPhone X dirilis pada tahun lalu, tren layar poni hingga saat ini terus diikuti oleh sejumlah vendor smartphone Android. Bahkan, tak cuma itu, mereka pun terus menyempurnakan bentuk poninya hingga menjadi begitu tipis sehingga layarnya tampak hampir penuh.

Dan hal itu juga yang dilakukan oleh Oppo terhadap salah satu smartphone besutan sub-brand-nya, Realme 2 Pro. Jika dibandingkan dengan model layar poni yang diadopsi oleh iPhone X, Realme 2 Pro banyak memangkas bezel pada bagian atas layar, sehingga hanya tersisa sebuah kamera pada bagian tengahnya.

Selain mampu mempercantik tampilan, secara fungsionalitas, hal tersebut juga bisa membuatnya lebih banyak menampung notifikasi yang tampil pada layar Home. Secara keseluruhan, tampilan bodi Realme 2 Pro tergolong cukup elegan dan enak dilihat.

Smartphone ini diracik dengan memadukan bingkai polikarbonat dengan panel belakang berbahan plastik yang dibuat sedemikian rupa sehingga nampak terlihat seperti kaca. Tak cuma soal tampilan layar dan bodi, Realme 2 Pro juga mengadopsi chipset yang cukup bertenaga untuk mengakomodir kebutuhan multimedia tingkat menengah ke atas, yakni Qualcomm Snapdragon 660.

Sementara kapasitas memori dan RAM-nya pun cukup besar, yakni 64 GB dan 4 GB. Dari sisi estetika dan ergonomi, berhasil tampil menawan melebihi pesaingnya di kelas harga 2 jutaan ke atas.

Realme 2 Pro tampil apik di mana sudah mengadopsi bentuk notch yang terlihat seperti tetesan embun, menyerupai notch pada Oppo F9. Menariknya, Realme 2 Pro sedikit lebih murah dari jagoan Oppo tersebut.

Tampilan keseluruhan bodi Realme 2 Pro tergolong elegan dan enak dilihat. Smartphone ini diracik dengan memadukan bingkai polikarbonat yang dilapisi oleh 15 laminasi atom, yang telah dipanaskan selama 20 hingga 60 menit untuk setiap lapisannya, dengan panel belakang berbahan plastik yang dibuat sedemikian rupa sehingga nampak terlihat seperti kaca.

Namun walaupun terlihat keren, finishing kilapnya ini juga menyerap sidik jari dengan mudah sehingga harus rajin dibersihkan atau memakai case. Bodi Realme 2 Pro memiliki dimensi 156.7 ◊ 74.0 ◊ 8.5mm dengan berat 174 gram.

Dengan layarnya yang berukuran 6.3 inci, dengan rasio 19,5:9 membuat dimensi Realme 2 Pro terlihat ramping memanjang dengan area bezel kiri-kananatas yang begitu sempit, kecuali di bagian bawah layar yang sedikit agak tebal.

Alhasil, meski bentang layarnya cukup luas, smartphone masih cukup kompak dan masih relatif enak untuk digenggam. Realme 2 Pro mengadopsi konsep desain Waterdrop Notch yang digunakan oleh Oppo F9.

Namun untuk smartphone ini, Realme menamai konsep desainnya sebagai Dewdrop dengan bentuk menyerupai tetesan air yang menyimpan sejumlah komponen, seperti kamera depan, earpiece, dan sejumlah sensor lainnya.

Soal tata letak komponen, dengan mengadopsi layar penuh dengan aspek rasio layar ke bodi hampir 90.8%, pemanfaatan ruang pada Realme 2 Pro terbilang cukup efektif di bagian depan.

Praktis, di bagian depan selain layar, kita bisa menemui komponen berupa sensor kamera depan 16 MP yang terdapat di area notch ditemani dengan earpiece dan sensor lainnya. Sementara bagian bawah layar nampak dibiarkan kosong.

Menanggalkan Tombol

Untuk bisa merancang layar yang begitu padat pada bagian depan, Oppo menanggalkan seluruh tombol kapasitif pada bagian depan dan menggantinya dengan tombol virtual. Selain itu, ia juga banyak memangkas poni pada bagian atas serta hanya menyisakan kamera depan dan sedikit lubang untuk speaker. Sementara untuk tata letak tombol, smartphone ini memiliki tombol power pada sisi kanan, serta volume up dan volume down pada sisi kiri.

Pada sisi kiri juga terdapat sebuah slot microSD dan dua buah nanoSIM. Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi pengguna yang ingin mengaktifkan dual-SIM tanpa harus menyingkirkan peran micro-SD untuk menambah kapasitas penyimpanan datanya.

Ruas sisi bagian bawah dari kiri ke kanan kita bisa temui adanya lubang speaker, port micro-USB, lubang mictophone, dan jack audio 3.5 mm. Adapun di bagian belakang, merupakan tempat untuk dua sensor kamera utama beserta LED flashnya, sensor sidik jari, dan logo Realme di bagian bawahnya.

Smartphone ini ditenagai oleh spesifikasi mumpuni yang mampu mendukung segala aktivitas digital penggunaannya. Realme 2 Pro berbekal prosesor octa-core 1.95 Ghz Snapdragon 660 AIE, RAM 8GB, ROM 128GB, dan baterai berkapasitas 3,500 mAh ditandem dengan pengola grafis Adreno 512.

Bisa dibilang, smartphone ini menjadi satu-satunya smartphone kelas menengah di bawah Rp 5 jutaan yang memiliki RAM 8GB dan Snapdragon 660. Bukan sekadar ìtempelanî saja, namun spesifikasi itu dapat menopang seluruh proses yang berjalan di atas sistem operasi Color OS 5.2 berbasis Android 8.1 Oreo.

Berkaca dari spesifikasi jeroan yang dibawa, secara keseluruhan kinerja Realme 2 Pro terbilang mumpuni untuk meladeni berbagai aktivitas pengguna. Jangankan aktivitas yang tergolong standar, untuk aktivitas relatif berat, seperti untuk bermain game kelas HD, menggunakan Realme 2 Pro permainan bisa dinikmati dengan sangat baik lantaran tidak terkendala adanya hambatan seperti lag, dan sebagainya. .

Realme 2 Pro diracik dengan layar berukuran 6.3 inci yang memiliki notch mirip seperti yang digunakan pada Oppo F9, di mana terlihat seperti tetesan embun (dewdrop). Soal resolusinya, Realme 2 Pro layarnya sudah Full HD+ (1080 x 2340 piksel) beraspek rasio 19,5:9, sehingga dari sisi kepadatan, smartphone ini juga sudah lebih baik mencapai 409 ppi. Sementara Realme 2 dengan layar beresolusi 720 x 1520 piksel (HD+) kepadatannya berkisar 271 ppi saja.

Guna mengakomodasi kebutuhan fotografi penggunanya, Realme 2 Pro mengandalkan kamera Realme 2 Pro Apa Spesifikasi Kamera yang Diusung Realme 2 Pro? SETELAH Xiaomi dengan sub-brand bernama Pocophone yang telah merilis Pocophone F1 di Indonesia, kini giliran Oppo yang menetaskan sub-brand mereka, yakni Realme untuk para konsumen di Tanah Air. Smartphone Poni Tipis dan Menawan ganda di bagian belakangnya.

Kamera ini masing-masing beresolusi 16MP lensa normal aperture f/1.7 dengan sensor utama 1/2.8 inci Sony IMX 398 dengan 1.12μm unit pixel area, yang diharapkan bisa diandalkan untuk membidik gambar pada kondisi minim cahaya. dan sensor sekunder kamera dengan lensa depth beresolusi 2MP sebagai pendeteksi kedalaman objek dalam mode portrait. Kamera ini telah mendukung teknologi Dual Pixel Fast Focusing, serta Electronic Image Stabilization (EIS) yang bakal aktif ketika pengguna merekam video. Kamera belakang Realme 2 Pro juga sudah dibantu oleh teknologi berbasis AI, yang bisa mengenali 16 skenario foto secara otomatis.

Ketika kamera telah mengidentifikasi skenario foto tertentu, seperti Night misalnya, maka pengaturan kamera otomatis akan menyesuaikan ke kondisi saat malam hari dengan memaksimalkan cahaya yang ada untuk menghasilkan foto yang cukup baik dan minim noise. Berbeda lagi dengan skenario Outdoor, kamera akan memberikan sentuhan berbeda untuk menghasilkan foto dengan detail dan ketepatan warna yang baik.

Ketika kami memotret langit misalnya, warna biru langit dan putihnya awan masih dapat ditangkap dengan sangat baik, begitupun juga dengan objek atap rumah. Tidak ada kesan over brightness pada foto dengan skenario ini.

Hasilnya baik, natural, dan sangat pantas untuk dibagikan di media sosial, atau sekadar menjadi koleksi foto pribadi. Sementara dengan skenario Potrait, kamera akan fokus pada objek utama dan menyamarkan latar belakang foto dengan cukup rapi.

Detail dan ketepatan warna pada foto juga sangat baik, cocok untuk pengguna yang menyukai foto macro. Untuk kamera depannya, Realme 2 Pro mempunyai kamera beresolusi 16MP aperture f/2.0 yang didukung oleh teknologi berbasis AI, yang juga terdapat pada Oppo F9 maupun Oppo Find X, yakni AI Beauty 2.0.

Dengan teknologi itu, kamera depan Realme 2 Pro dapat mengidentifikasi 296 titik wajah pengguna, termasuk memberikan ìefek cantikî yang cenderung lebih natural dan tidak berlebihan.

Foto selfie yang dihasilkan cukup berkualitas, dengan detail dan ketepatan warna yang pas. Untuk memaksimalkan hasil foto selfie pada cahaya minim, Realme 2 Pro dibekali fitur screen flash yang menggunakan cahaya layar sebagai media untuk meningkatkan pencahayaan.( 53)


Tirto.ID
Loading...
Komentar