Angin Kencang Pecahkan Kaca Skybridge Solo Balapan

Robohkan Pohon di Sejumlah Titik

SM/ Yusuf Gunawan : BERSIHKAN KACA: Beberapa petugas kebersihan Stasiun Solo Balapan membersihkan pecahan kaca yang terjadi karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Solo, Jumat (11/1).
SM/ Yusuf Gunawan : BERSIHKAN KACA: Beberapa petugas kebersihan Stasiun Solo Balapan membersihkan pecahan kaca yang terjadi karena hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Solo, Jumat (11/1).

SOLO - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat (11/1) sore, menyebabkan dua plong kaca skybridge Stasiun Solo Balapan pecah.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.35 tersebut membuat terkejut masyarakat yang berada di sekitar stasiun. ”Dua plong kaca skybridge pecah pada jalur 7 dan 9. Kejadian tersebut diawali hujan deras dan angin yang bertiup kencang. Saat itu petugas dan penumpang kereta masih beraktivitas di sekitar stasiun.

Mendengar suara pecah di sekitar skybridge, beberapa petugas security mendatangi tempat kejadian dan langsung melaporkan terjadinya kaca pecah di skybridge Solo Balapan,” kata Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto saat dikonfirmasi lewat telepon, Jumat (11/1).

Menurutnya, angin kencang juga menyebabkan beberapa bagian rangka besi kaca roboh.

Suharyanto menambahkan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. ”Tidak ada korban jiwa, saat kejadian juga tidak ada penumpang yang melintas di tempat tersebut. Terkait soal kerugian kami belum bisa memberitahu,” kata dia. Pecahan kaca dan beberapa rangka besi yang roboh langsung dibersihkan petugas kebersihan. Rencananya pengamanan sementara dilakukan dengan memasang beberapa besi pembatas agar penumpang yang melintas aman dan tidak celaka. ”Skybridge kami tutup sementara hingga pembersihan selesai dilakukan. Rencananya besok (Sabtured) bakal kami operasikan kembali. Bagian rangka kaca yang pecah kami tutupi dengan pembatas agar masyarakat yang melintas lebih aman,” kata dia.

Suharyanto menuturkan, perbaikan kaca pecah tersebut bakal dikoordinasikan terlebih dahulu bersama Unit Bangunan KAI. Pihaknya tak bisa memastikan kapan perbaikan dilakukan. ”Masih harus kami koordinasikan dahulu dengan Unit Bangunan KAI. Kapan akan diperbaiki kami belum bisa memastikan, yang jelas untuk keamanan bakal kami siapkan pembatas agar penumpang lebih aman saat melintas di skybridge,” kata dia.

Hujan angin kencang tersebut tak hanya menyebabkan kaca skybridge Stasiun Solo Balapan pecah. Beberapa pohon juga roboh bahkan menimpa kendaraan warga di sejumlah titik di Kota Bengawan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta, Eko Prajudhy Noor Aly memastikan timnya telah melakukan penanganan di sejumlah titik tumbangnya pohon lantaran hujan deras dan angin kencang itu. ”Kami masih melakukan penanganan pohonpohon tumbang itu, fokus utama kami menangani pohon yang menutupi akses jaln kendaraan motor dan mobil terlebih dahulu. Hal itu dipilih agar tak menimbulkan kemacetan di lokasi setempat,” katanya.

Eko menuturkan beberapa lokasi robohnya pohon antara lain, di Jalan Slamet Riyadi terdapat tiga pohon tumbang. Jalan Dr Radjiman terdapat satu pohon tumbang yang menimpa satu motor dan satu becak. Kawasan Kerten serta kawasan Purwosari pohon tumbang juga menimpa satu mobil pengendara. ”Data pohon tumbang di beberapa wilayah di Solo masih kami kumpulkan.

Yang jelas keselamatan pengendara dan korban yang tertimpa musibah itu kami amankan terlebih dahulu. Jika malam ini (Jumat-red) belum selesai, bakal kami lanjutkan Sabtu (12/1),” ungkap Eko.(ihm-21)


Berita Terkait
Loading...
Komentar