Infrastruktur Masih Jadi Prioritas

SM/Dok  -  PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR : Masyarakat Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, ikut aktif dalam kegiatan pembangunan jalan di desa tersebut. Pemkab Cilacap pada tahun 2020 masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur. (37)
SM/Dok - PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR : Masyarakat Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, ikut aktif dalam kegiatan pembangunan jalan di desa tersebut. Pemkab Cilacap pada tahun 2020 masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur. (37)

CILACAP - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, Pemkab Cilacap sedang menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2020. Diharapkan, RKPD tersebut mampu menjadi salah satu pendukung suksesnya pembangunan di Kabupaten Cilacap.

Karena itu, RKPD harus mengakomodasi berbagai program kegiatan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jadi, penyusunan RKPD harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cilacap Tahun 2017-2022.

"RKPD pada hakikatnya merupakan penjabaran operasional tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cilacap Tahun 2017-2022," kata Bupati Tatto Suwarto Pamuji, kemarin.

Dia mengatakan, di dalam RPJMD tersebut juga telah dirumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada pencapaian visi dan misi Pemkab Cilacap.

"Kami berharap RKPD Tahun 2020 mampu menjadi salah satu pendukung suksesnya pembangunan di Kabupaten Cilacap, sekaligus mampu mengakomodasi berbagai program dan kegiatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati, kemarin.

Dia menjelaskan, RKPD pada hakikatnya merupakan penjabaran operasional tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cilacap Tahun 2017-2022.

Di dalam RPJMD telah dirumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada pencapaian visi dan misi Pemkab Cilacap.

Adapun visi Pemkab Cilacap yaitu Cilacap Semakin Sejahtera Secara Merata, Bangga Mbangun Desa. Sedangkan misi Pemkab Cilacap terdiri atas lima poin.

Pertama, meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan rohani dan jasmani serta kesejahteraan sosial dan keluarga.

Kedua, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, bersifat entrepreneur dan dinamis dengan mengedepankan prinsip good governance dan clean government.

Ketiga, mewujudkan demokratisasi, stabilitas keamanan, ketertiban umum, ketentraman, dan perlindungan masyarakat.

Keempat, mengembangkan perekonomian yang bertumpu pada potensi lokal dan regional.

Kelima, mengembangkan dan membangun infrastruktur wilayah dengan memperhatikan aspek lingkungan hidup dalam pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Adapun arah kebijakan pembangunan Pemkab Cilacap pada 2020 mendatang yaitu pembangunan ekonomi dan infrastruktur wilayah, dalam rangka memperkuat pengembangan wilayah pinggiran dan perbatasan.

Sedangkan yang menjadi prioritas pembangunan pada tahun 2020 yaitu pembangunan ekonomi kerakyatan yang meliputi peningkatan kualitas produk unggulan, usaha mikro, koperasi dan peningkatan pasar tradisional, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta hasil inovasi pada produk industri kecil, pertanian, perikanan, dan pangan.

Kemudian peningkatan pariwisata berbasis masyarakat melalui manajemen pengelolaan daerah wisata serta pengembangan investasi dan ekspor berbasis produk ungggulan, dan mendukung investasi hijau.

"Selain itu, pembangunan infrastruktur wilayah juga masih menjadi prioritas kami pada tahun 2020 mendatang," kata Bupati.

Pembangunan infrastruktur ini dalam rangka memperkuat pengembangan wilayah pinggiran dan perbatasan, dengan titik penekanan pada peningkatan dan penataan infrastruktur pengembangan ekonomi masyarakat, penguatan konektivitas melalui peningkatan kehandalan jalan dan jembatan, mendukung pemerataan antarwilayah, peningkatan sarana prasarana transportasi serta peningkatan penatagunaan pertanahan mendasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Jadi, kebijakan pembangunan pada tahun 2020 masih dititikberatkan pada pembangunan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan pelayanan dasar," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Cilacap, Sumbowo, mengatakan, rancangan awal RKPD tahun 2020 telah dipaparkan di Forum Konsultasi Publik yang diselenggarakan di Aula Bappelitbangda pada 3 Januari 2019.

"Ada lima isu strategis pada tahun 2020, yang harus dijawab oleh Pemkab Cilacap melalui program-program yang disusun dalam RKPD tahun 2020 mendatang," katanya. Isu strategis tersebut yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kemudian tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, kolaboratif, demokratis, efisien, efektif, dan akuntabel. Lalu perekonomian dan inovasi daerah, pengangguran dan kemiskinan, serta kualitas dan ketersediaan infrastruktur wilayah. (ag-37)


Loading...
Komentar