Pesawat Antonov Sumber Suara Gemuruh di Pantura

SM/dok - SUMBER SUARA:Hasil investigasi sementara, sumber suara misterius pada malam hari di langit wilayah pantura, berasal dari suara pesawat antonov.(24)
SM/dok - SUMBER SUARA:Hasil investigasi sementara, sumber suara misterius pada malam hari di langit wilayah pantura, berasal dari suara pesawat antonov.(24)

JAKARTA - Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia memastikan suara gemuruh yang terdengar di wilayah Pantura Jawa, Jumat (14/12) dini hari berasal dari pesawat Antonov An-12BP.

Pesawat buatan Rusia ini terdeteksi aplikasi Flightradar 24. Dari aplikasi terlihat bahwa pesawat tersebut terdaftar dengan nomor registrasi UR-CGWdengan nomor penerbangan UKL4082. Pesawat tersebut terbang pada ketinggian 15.350 kaki saat melintas langit Pantura untuk menghindari cuaca buruk.

“Betul pada saat itu yang melintas adalah pesawat Antonov dengan route Jakarta-Melbourne,” kata Manajer Hubungan Masyarakat AirNav Indonesia Yohanes Harry Sirait, Sabtu (15/12). Pada situs Flight Radar 24, maskapai yang memakai pesawat Antonov An-12BP itu adalah Ukraine Air Alliance. Maskapai asal Ukraina itu mengoperasikan Antonov An- 12BP dengan nomor penerbangan UKL4082.

Di situs Flight Radar 24, terlihat garis putus-putus pada rute pesawat tersebut. “Kalau di kami terdeteksi semua,” ujar Yohanes. Pada situs Flight Radar 24, pada pukul 05.40 PM UTC atau 00.40 WIB, Jumat (13/12), pesawat Antonov An-12BP dengan nomor registrasi UR-CGWmelintas di langit Purwakarta, Jawa Barat, pada ketinggian 15.350 kaki.

Sekitar pukul 01.00 WIB, warga di Pekalongan, Kabupaten Semarang, hingga Blora mengaku mendengar suara meraung-raung. Meski AirNav membenarkan pesawat itu melintas, tak ada keterangan resmi bahwa itu merupakan sumber bunyi misterius tersebut.

Adapun TNI AU melalui akun Twitter memastikan bahwa sumber bunyi misterius itu bukan dari pesawat Antonov An-12BP. Namun, pengamat penerbangan yang juga Komisioner Ombudsman, Alvin Lie, berpendapat sebaliknya. “Itu pesawat Antonov An12 yang terbang dari CGK (Bandara Soekarno- Hatta) menuju Melbourne (Australia).

Tinggal landas dari CGK, melintas Pekalongan sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Alvin. Menurutnya, suara pesawat terdengar jelas karena melintas pada saat suasana sepi. “Pesawat Hercules TNI pun juga akan terdengar seperti itu pada saat suasana senyap,” terang Alvin. Pesawat Antonov sendiri merupakan pesawat barang yang dapat disewa.

Penerbangan pesawat yang memiliki panjang 33 meter itu, sambung Alvin, mengikuti jadwal kosong bandara asal dan bandara tujuan. “Itu pesawat carter kargo. Jam berangkat kan disesuaikan dengan perkiraan waktu tiba di bandara tujuan. Cari slot kosong di bandara asal dan tujuan,” jelasnya. (dtc-64)


Berita Terkait
Loading...
Komentar