Petarung Sasana Rambo Makin Diperhitungkan

SEMARANG- Pretasi gemilang dipetik petarung Sasana Rambo 4294 Semarang. Sasana tersebut tampil sebagai juara umum pada Kejurnas Tarung Bebas yang berlangsung di Hall Utama Taman Wisata Owabong Purbalingga, 8-10 Desember lalu. Sasana yang terletak di Jl Bintoro III Semarang itu mengoleksi 14 emas dan tiga perak. Raihan ini menjadikan atlet sasana tersebut diperhitungkan. Kejuaraan yang digelar oleh Pengurus Tarung Bebas Indonesia (TBI) itu diikuti 95 petarung dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepingan emas di antaranya diperoleh dari Aston (kelas 48 kg putra), Yahya (kelas 66 kg putra), Arief Sanjaya (kelas 53 kg putra), Anwar Hidayat (kelas 50 kg putra), Titus (kelas 51 kg putra), Zulfiadin (kelas 56 kg), Putri Berlin (kelas 28 kg putri), Anis Mahfiroh (kelas 48 kg putri)dan Ellang (kelas 30 kg putra). Ketua Sasana Rambo 4294 Semarang Didik Hartanto sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para atletnya itu.

Dalam Kejurnas Tarung Bebas itu, sasananya menerjunkan 17 petarung terbaik dan 14 diantaranya menjadi yang terbaik. Raihan itu, karena semangat atlet yang selalu berlatih dan menjalani program dengan baik. ‘’Kejurnas tarung bebas ini kali pertama digelar dan kami juga pertama kali mengikuti langsung menjadi juara umum.

Padahal, petarung yang terjun sudah punya nama dan pengalaman. Ini yang menjadikan Sasana Rambo makin diperhitungkan di beberapa ilmu beladiri. Seperti muaythai, MMA, dan kick boxing,’’ tutur Didik di Semarang, Kamis (13/12).

Pihaknya juga sangat mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh Go Khe Hein. Sehingga, petarung bisa menjalani latihan dengan baik dan mengikuti berbagai kejuaraan. ‘’Ini berkat kerja keras mereka dalam berlatih. Petarung konsisten berlatih tiap hari meski tak ada kejuaraan yang diikuti. Hasilnya mereka selalu siap ketika terjun ke berbagai kejuaraan,” tutur peraih emas tinju PON XII 1989 Jakarta itu.

Pelatih Sasana Rambo 4294 Hamid menambahkan, persiapan matang menjadi kunci sukses prestasi dalam ajang tarung bebas tersebut. ‘’Selain latihan rutin, dua bulan jelang kejuaraan kami mengintensifkan latihan terutama untuk fisik,’’ jelas Hamid. (mam,H85-47)


Baca Juga
Loading...
Komentar