Kejuaraan Silat Piala Suara Merdeka Digelar

SM/Maulana M Fahmi : BERJABAT ERAT: CEO Suara Merdeka Network (SMN) Kukrit Suryo Wicaksono (ketiga kanan) berjabat erat dengan panitia Kejuaraan Silat Terbuka Antar-Pelajar Piala Suara Merdeka usai beraudiensi di Lantai 17 Menara Suara Merdeka, Kamis (6/12).(47)
SM/Maulana M Fahmi : BERJABAT ERAT: CEO Suara Merdeka Network (SMN) Kukrit Suryo Wicaksono (ketiga kanan) berjabat erat dengan panitia Kejuaraan Silat Terbuka Antar-Pelajar Piala Suara Merdeka usai beraudiensi di Lantai 17 Menara Suara Merdeka, Kamis (6/12).(47)

SEMARANG - Pengkot Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Semarang bersama Suara Merdeka akan menggelar Kejuaraan Silat Terbuka Antar- Pelajar Piala Suara Merdeka di Gelora USM, 27-30 Desember mendatang.

Kejuaraan mempertandingakan kelompok SD (usia dini), SMP (pra-remaja), SMA (remaja)sederajat putra/putri. Adapun nomor yang dipertandingkan yakni tanding (kelas A-I) dan seni tunggal. Ketua Panitia Adri Iman Patria mengatakan, kejuaraan ini merupakan terobosan dari IPSI Kota Semarang untuk menjaring pesilat berbakat di Jateng dan Kota Semarang khususnya. Selain itu, ajang ini juga untuk melestarikan dan upaya mengangkat silat di kalangan siswa sebagai warisan budaya Indonesia.

Pihaknya menggandeng Suara Merdeka, untuk lebih mengenalkan silat ke masyarakat. ‘’Prestasi silat saat Asian Games sangat luar biasa. Cabang inilah yang mengangkat prestasi Indonesia pada ajang tersebut. Tak tanggung- tanggung, Indonesia bisa merebut semua emas yang diperebutkan. Ini menjadi semangat kami untuk menggelar kejuaraan silat Piala Suara Merdeka ini,’’ tutur Adri saat beraudiensi dengan CEO Suara Merdeka Network (SMN) Kukrit Suryo Wicaksono di Lantai 17 Menara Suara Merdeka, Kamis (6/12).

Sementara Kabid Binpres Pengkot IPSI Kota Semarang Siswoyo Haris mengatakan, telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait kejuaraan ini. Pihaknya membuka pendaftaran hingga 25 Desember mendatang. ‘’Kami akan melakukan pemantuan potensi pesilat Kota Semarang. Prestasi silat pada Porprov Jateng XV 2018 lalu cukup bagus dengan meraih empat emas,’’tuturnya.

CEO SMN Kukrit Suryo Wicaksono menyambut baik digelarnya kejuaraan ini. Dikatakannya, prestasi cabang olahraga juga terkait erat dengan promosi yang dilakukan. Semakin gencar promosi dilakukan, akan menarik minat siswa belajar silat.

Dengan demikian, semakin mudah menemukan talenta yang bagus. ‘’Yang tak kalah penting, IPSI bersama perguruan bisa menciptakan gerakan silat yang lebih mudah sehingga bisa dipelajari lebih cepat. Saya yakin, akan semakin besar peminatnya. Sebagai warisan budaya, semua pihak perlu menjaga dari gempuran beladiri dari luar negeri yang banyak masuk,’’ tutur Kukrit.(H85,mam-47)