Siap Jalani Proses Hukum

SRAGEN - Mantan bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman, siap menjalani proses hukum terkait penetapannya sebagai tersangka kasus Kas Daerah (Kasda) 2003-2010 yang disimpan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Joko Tingkir.

Bupati Sragen periode 2011-2016 itu mengakui belum menunjuk kuasa hukum dan tidak akan menempuh jalur praperadilan. Kepada awak media, Agus kecewa dengan penetapan status tersangka tersebut. Namun dia yang juga pernah menjabat wakil bupati Sragen selama dua periode, 2001-2006 dan 2006- 2011, ini menghormati proses hukum yang berjalan. ”Saya belum menunjuk kuasa hukum terkait permasalahan ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, terkait penetapan tersangka ini, saya tidak akan menempuh jalur praperadilan,” katanya, Kamis (5/12).

Agus mengaku sempat dipanggil ke kejaksaan sebelum ada penetapan tersangka. Dia menyampaikan memang pernah meminjam uang, namun tetap dikembalikan sesuai besarannya dan semua itu ada buktinya. ”Kalau saya meminjam, pasti saya kembalikan,” katanya.

Dia menunjukkan pengembalian sebesar Rp 366.500.000 pada 2013. Dia menyampaikan, dengan munculnya penetapan, kerja politiknya sebagai calon anggota legislatif (caleg) terganggu. Pada ajang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Agus yang juga ketua DPD Partai Golkar Sragen maju sebagai caleg DPR.

Ra Dong

Agus menandaskan, bila dirinya mau punya niat buruk menjadi aktor intelektual dengan sengaja menyalahgunaan keuangan negara, rugi bila hanya memakai Rp 300 juta. Menurutnya, jika sudah niat jahat sekalian menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi. ”Selama 10 tahun itu aku ra dong kalau ada pinjaman ilegal,” jelasnya.

Saat ditanya apakah penetapan dirinya sebagai tersangka karena faktor politis dan ada pesanan pihak tertentu, Agus mengatakan, bila dirinya tidak melihat dari perspektif politis, pesanan atau rekayasa kelompok atau oknum tertentu. ”Saya lebik baik fokus mengikuti proses hukum dengan seksama,” tegasnya. Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen menetapkan mantan bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman, sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Penetapan status tersangka oleh kejari terkait dugaan korupsi Kas Daerah Pemkab Sragen. Penetapan tersebut ditandatangani Kajari Sragen Muhammad Sumartono pada Rabu (5/12). (H53-51)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar