Setiap Kamis ASN Wajib Berbahasa Jawa

PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo memberlakukan kebijakan baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk wajib menggunakan bahasa Jawa setiap Kamis. Penggunaan bahasa jawa ini meliputi saat apel pagi pegawai, pelayanan, hingga kegiatan seremoni protokoler seperti rapat dan upacara di lingkungan kerja Pemkab Purworejo. "Wong jawa aja nganti ilang jawane itu mengandung pesan supaya kita sebagai orang jawa tidak meninggalkan kebudayaan jawa, salah satunya adalah bahasa jawa," kata Sekretaris Daerah Purworejo, Said Romadhon, Kamis (6/12) selepas memimpin apel pagi pegawai di Halaman Kantor Sekda Purworejo.

Said menuturkan, bahasa Jawa akan digunakan sebagai bahasa resmi di lingkungan pemerintahan pada setiap hari Kamis. Kebijakan ini merupakan perubahan atas kebijakan sebelumnya, dimana Pemkab Purworejo pernah menerapkan penggunaan bahasa jawa setiap pekan padaSabtu. "Karena Sabtu ditetapkan menjadi hari libur, maka kami ganti Kamis," jelasnya.

Pakaian Adat

Dikatakan, kebijakan penggunaan bahasa jawa ini bertujuan untuk melestarikan kebudayaan jawa. Salah satunya yakni bahasa beserta unggah-ungguhnya. "Unggah- unguh bahasa jawa ada tiga level, diantaranya ngoko, krama, dan madya. Kami menggunakan yang madya yang familiar di lingkungan masyarakat," ujarnya.

Kebijakan tesebut, kata Said, selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bahkan, lanjut dia, tidak hanya penggunaan bahasa Jawa, melainkan juga penggunaan pakaian adat pada hari tertentu oleh pegawai di lingkungan Pemprov Jateng.

"Kami pelan-pelan menerapkan penggunaan tradisi jawa. Mulai dari penggunaan bahasa jawa dulu. Mudah-mudahan ked epan juga bisa megikuti seperti yang pemerintah provinsi lakukan," kata Said. (shp-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar