Konser 30 Tahun KLa Project

Klanis Diajak Kembali ke Era 90-an

SM/dok : MENAWAN : Kolaborasi Katon, Lilo, dan Adi menghibur ribuan Klanese di JCC. (49)
SM/dok : MENAWAN : Kolaborasi Katon, Lilo, dan Adi menghibur ribuan Klanese di JCC. (49)

PLENARY Hall Jakarta Convention Center (JCC) menjadi saksi konser 30 tahun perjalanan musik KLa Project, Rabu (5/12) malam.

Setidaknya empat ribuan KLanis (sebutan para penggemar KLa-Red) dibuai dengan 30 lagu era 80 dan 90- an karya Katon Bagaskara (vokalis), Lilo Radjadin (gitaris), dan Adi Adrian (keyboardis). Pada malam itu, KLanese mendapat kejutan kehadiran Ari Burhani, mantan drummer KLa formasi awal yang naik ke panggung bersama backing vokal legendaris, Fransisca Insani.

Dalam panggung gigantik penuh atraksi paduan musik etnik, tarian tradisional, dan variasi lighting itu, KLa mulai mengentak konser bertajuk ”Karunia Semesta” tersebut dengan lagu ”Satu Kayuh Berdua”. Lalu disusul ”Prahara”, ”Gerimis”, dan ”Menjemput Impian”. ”Konser 30 Tahun KLa ini wujud syukur kami kepada Tuhan yang Mahakuasa. Kami bisa mewarnai musik Indonesia. Semoga syair lirik lagu-lagu KLa bisa menjadi inspirasi. Terima kasih untuk Klanis dan semua pendukung KLa,” kata Katon didampingi Lilo dan Adi.

Lilo yang tampil kocak dalam setiap dialognya dengan KLanese membawakan lagu ”Meski Tlah Jauh”. Selanjutnya Katon menggeber lagu-lagu yang jarang dinyanyikan dalam konser KLa. Lagu ”Bantu Aku”, ”Anak Dara”, ”Bahagia Tanpamu”, dan ”Laguku” dibawakan dengan aransemen aslinya. Klanis pun berjingkrak dan koor bersama selama konser. Para Klanis tampak antusias diajak kembali ke era 80-an dan 90-an.

Kejutan

Kejutan datang dari penyanyi dan pencipta lagu, Isyana Sarasvati. Isyana membawakan lagu KLa berjudul ”Takluk”, yang tak pernah dinyanyikan KLa dalam konsernya. Dengan iringan solo pianonya, Isyana begitu menghayati lagu tersebut dan menghipnotis penonton.

Selanjutnya, lagu ”Saujana” diiringi musik etnik disenandungkan Katon. Disusul lagu ”Terkenang” dan ”Waktu Tersisa”. Di tengah lagu ”Waktu Tersisa”, Yenny Wahid muncul di tengah panggung membacakan puisi. Putri Gus Dur itu juga sempat menyanyikan lagu ”Waktu Tersisa” bersama Katon. Tak berhenti di situ, Klanese dimanjakan dengan lagu ”Terpuruk Ku di Sini”, ”Lepaskanlah”, ”Romansa”, dan ”Lagu Baru”. Mantan vokalis Payung Teduh, Is Pusakata juga tampil membawakan ”Belahan Jiwa”. ”Mari kita kembali ke era 80-an. Ada Sisca dan Ari Burhani,” ajak Katon yang selanjutnya menyanyikan lagu ”Radio” dan ”Rentang Asmara” dengan aransemen asli.

Pada album Sintesa KLa juga menyuguhkan ”Sudi Turun ke Bumi” dan ”Dekadensi”. Selanjutnya ”Lantai Dansa”, ”Pasir Putih”, ”Semoga” dan ”Hey”. Klanese juga dibuai dengan lagu ”Kidung Mesra”, ”Yogyakarta”, ”Tak Bisa ke Lain Hati”, dan ”Tentang Kita”.

Dalam konser tersebut, sejumlah selebritis seperti Ira Wibowo (mantan istri Katon), Memes, Adie MS, dan Tantowi Yahya hadir menyaksikan KLa. (Rony Yuwono-49)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar