Warga Minta Dibuatkan Talut Permanen

GUNUNGPATI - Warga di Kampung Deliksari RW6, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, meminta agar Pemkot membangun talut di Kali Kreo. Hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu, menyebabkan badan sungai tersebut terkikis dan longsor. Jika dibiarkan, jalan di wilayah itu bisa putus. Longsor juga mengancam permukiman warga.

Berdasarkan pengamatan, longsor antara lain terjadi di jalan utama menuju Kampung Deliksari, serta di tepi sungai Kreo yang memisahkan wilayah RT 1 dan RT 6. Ketua RW 6 Kampung Deliksari, Supangat mengatakan, ada beberapa rumah warga yang berdekatan dengan lokasi longsor anak Sungai Kreo. Rumah-rumah yang terancam ikut ambles itu, adalah milik warga RT 6, yaitu Sentot dan Eko, serta warga RT 1, yaitu Sugeng dan Markoto. ‘’Warga sudah berusaha mencegah longsor makin parah, yaitu dengan cara memasang trucuk bambu penahan. Tetapi kami khawatir masih akan terjadi longsor saat hujan. Kami meminta agar pemkot membuatkan talut permanen,’’ kata Supangat, kemarin.

Dia menambahkan, Pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang sudah meninjau jalan akses masuk RW6 Kampung Deliksari. Supangat pun berharap, setelah tinjauan itu, ada langkah nyata dari Disperkim untuk memperbaiki akes masuk itu. Sementara itu, Kasi Trantib Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Sigit Budiawan meminta agar warga segera melapor ke Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, agar bisa segera ditindaklanjuti.

Dia menambahkan, untuk penanganan harus menunggu anggaran perubahan agar dibuatkan bronjong pada 2019. ‘’Paling cepat, bisa dilakukan pada APBD Perubahan 2019. Pasalnya, pada APBD 2019 belum dianggarkan,’’ungkapnya. (bib-42)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar