Teater Alam Pentaskan “Montserrat”

SM/Sugiarto  -  Latihan pementasan “Montserrat”
SM/Sugiarto - Latihan pementasan “Montserrat”

TEATER Alam bakal memantaskan lakon Montserrat karya Emmanuel Robies di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu (8/12). Pentas oleh anggota lintas generasi itu untuk merayakan 47 tahun Teater Alam. Puntung CM Pudjadi didaulat menjadi sutradara, didampingi asisten Meritz Hindra dan Daru Maheldaswara.

Para pemeran adalah Daning Hudoyo (Monserrat), Meritz Hindra (Kolonel Izquierdo), Dinar Setiyawan (Kapten Morales), Eddy Jebeh (Kapten Zuazola), Daru Maheldaswara (Kapten Antonanzas), Gege Hang Andhika (Saudagar), Anastasia Sri Hestutiningsih (Ibu).

Juga Udik Supriyanta (aktor Juan Salcedo Alvares), Giri MC (Pembuat Poci), MN Wibowo (Ricardo), dan Dina Mega (Elena). Puntung menuturkan Montserrat berlatar perang kemerdekaan Venezuela melawan penjajah Spanyol.

Rakyat Venezuela dipimpin Simon Bolivar, sendangkan tentara Spanyol dipimpin Kapten Jenderal Monteverdo. Montserrat, kapten tentara Spanyol, berkhianat. Dia menyembunyikan Simon Bolivar yang dikejar-kejar pasukan Spanyol.

Sesuai Kondisi

Kini Dia menyatakan lakon Montserrat menitikberatkan proses interogasi oleh Kolonel Izquierdo terhadap Montserrat. Dia dibantu Kapten Morales, Kapten Zuazola, dan Kapten Antonanzas. Montserrat tak mau mengaku telah menyembunyikan Simon Bolivar. Izquierdo pun mengancam hendak menembak mati enam orang, lelaki dan perempuan, yang tak bersalah.

Dia mengeksekusi keenam orang itu, yakni Saudagar, Pembuat Poci, Ibu, Aktor, Ricardo, dan Elena. Namun Montserrat tetap tak mau mengaku. Izquierdo marah dan menembak mati Montserrat. Namun Izquierdo akhirnya juga ditembak mati pasukan Simon Bolivar.

Teater Alam mengangkat kisah itu, kata Puntung, karena sesuai dengan kondisi saat ini, ketika seni budaya dijajah dan tersandera oleh pengelola negara. Seniman yang mengemukakan kebenaran disingkirkan. Akibatnya, seni budaya jadi seperti puncak gunung atau mercusuar yang tenggelam di lautan ego pengelola negara.

Selain mementaskan Monserrat, Teater Alam akan menerbitkan tiga buku. Itulah biografi Azwar AN, sejarah Teater Alam, dan testimoni mengenai Azwar AN dan Teater Alam. (Sugiarto-28)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar