Laga Rasa Hollywood

SM/IMDb  -  Aksi Rio Dewanto dan Film “‘Foxtrot Six”
SM/IMDb - Aksi Rio Dewanto dan Film “‘Foxtrot Six”

FILM Foxtrot Six merupakan film laga garapan Indonesia rasa Hollywood. Sebab, Mario Kassar, salah seorang produser ternama Hollywood, terlibat dalam penggarapan, mendampingi Randy Korompis. Film-film garapan Mario Kassar yang sukses di pasaran antara lain Rambo, Total Recall, Terminator 2: Judgment Day, Terminator Salvation.

Mike Lewis, salah seorang pemeran, merasa kesempatan itu bagai mimpi yang jadi kenyataan. “Sering banget impian sejak kecil jadi pemain film action kayak gini karena biasa nonton Jean Claude van Damme, Stallone.

Ya jadi kami sejak kecil nonton film dia (Mario Kassar) dan sekarang main dalam filmnya. So it’s like the dream come true,” ujar Mike. Dalam film ini, Mike Lewis beradu akting antara lain dengan Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Oka Antara, Arifin Putra, Verdi Solaiman, Julie Estelle.

Dia menyatakan bersama para pemain lain berlatih secara fisik. “Kami dituntut secara fisik. Look dan fisik harus bagus,” ujar Verdi. Rio Dewanto pun antusias bermain. “Ini film action pertama saya,” katanya. Dia menyatakan harus berlatih beberapa koreografi yang digarap Iko Uwais. “Iya, koreografinya ditangani tim Iko Uwais.”

Negara Adikuasa

Rio menuturkan staminanya diuji saat syuting. Dia merasa beruntung mendapat bentuk tubuh dan kebugaran lebih prima. “Kalau segi fisik lumayan positif buat saya. Jadi badan lebih kelihatan ya karena latihan terus,” tutur dia. Film ini mengisahkan makanan telah menjadi komoditas utamam dan paling berharga di dunia, menggantikan minyak.

Dan Indonesia, sebagai salah satu negara yang subur, naik sebagai negara adikuasa. Namun semua itu tak berpengaruh terhadap masyarakat ketika negeri ini dikuasai partai politik keji, Piranas.

Angga Saputra (Oka Antara) adalah mantan personel Angkatan Laut yang jadi bagian dari Piranas. Dia disebut pengkhianat dan diburu karena memiliki hubungan dengan anggota pemberontak, Sari Nirmala (Julie Estelle).

Randy Korompis dan Mario Kassar menyuguhkan berbagai adegan laga yang menakjubkan. Mereka pun berambisi menyajikan film ini ke pasar dunia. Berbagai media luar negeri pun sudah menunggu kehadiran film ini.

Film Combat Syndicate dan Den of Geek yang menjadi tempat berkumpul pencinta budaya pop di seluruh dunia, misalnya, juga memberikan perhatian terhadap film ini. Namun pengemar film mesti sabar menunggu. Lantaran film ini baru akan dipuatar di gedung bioskop mulai 21 Februari tahun depan. (dtc,gbs-28)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar