Rashida dan Ilhan, Muslimah Pertama di Kongres AS

Bertekad Jadi Bagian dari Sejarah Perubahan

SM/dok : Ilhan Omar : Rashida Tlaib
SM/dok : Ilhan Omar : Rashida Tlaib

Pemilu sela Amerika Serikat (AS) yang diselenggarakan pada Selasa (6/11) mencetak sejarah setelah dua muslimah terpilih menjadi anggota Kongres. Ini kali pertama wanita muslim masuk ke lembaga legislatif federal AS tersebut.

RASHIDA Tlaib (42) dan Ilhan Omar (29) adalah warga negara AS yang sama-sama berasal dari keluarga imigran. Rashida adalah keturunan Palestina, sedangkan Ilhan keturunan Somalia. Keduanya adalah kader Partai Demokrat dan bertekad untuk menjadi bagian dari sejarah perubahan di AS yang saat ini menjadi sorotan dunia, terutama karena kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang keras terhadap isu imigran.

Perjalanan karier politik Rashida dimulai pada 2008 dengan menjadi muslim pertama yang menjadi anggota parlemen Negara Bagian Michigan dan mengabdi di sana selama tiga kali masa jabatan sebagai wakil rakyat dari Partai Demokrat. Setelah itu, karier politiknya terus menanjak.

Wanita yang lahir dan dibesarkan di Detroit, Michigan, tersebut meraih gelar sarjana ilmu politik di Universitas Wayne kemudian melanjutkan pendidikan ke Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Michigan Thomas M Cooley Law School dan lulus pada 2004. Sepekan sebelum pemilu sela, Rashida pernah berkata bahwa dia siap menjadi bagian dari sejarah perubahan di AS. ”Kita mengubah sejarah tepat pada waktu saat kita menganggapnya mustahil terjadi. Dan jika kalian percaya, percayalah akan kemungkinan dari seseorang seperti saya.”

Diusir Trump

Selama berkampanye, Rashida menggaungkan tiga usulan andalannya, yaitu perawatan medis bagi semua orang, upah minimum 15 dolar AS atau sekitar Rp 220 ribu, dan reformasi regulasi imigrasi. Pemilu sela kali ini mendapatkan sorotan luas karena dianggap dapat menentukan nasib kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump. Apalagi, para politikus dari Partai Demokrat merebut kendali DPR meskipun Republikan masih mendominasi Senat.

Rashida pernah menjadi pengecoh dalam kampanye yang tengah dilakukan oleh Donald Trump pada Agustus 2016. Saat itu, Trump sedang berpidato dalam acara Detroit Economic Club. Kesempatan itu digunakan Rashida untuk terus mencecar pertanyaan mengenai isu pelecehan perempuan di tempat kerja.

Pertanyaan tersebut dianggap sebagai serangan bagi Trump dan Rashida pun diusir dari forum tersebut. Namun, hal itu tidak membuatnya mundur. Justru, sikap berani yang ditunjukkan Rashida sebagai perempuan muslim tersebut membuat banyak orang tercengang dan mendukung dirinya untuk maju ke Kongres. Jika Rashida Tlaib dibesarkan di kota besar Detroit, Ilhan Omar mengabiskan masa kecil di kamp pengungsian. Ilhan lahir di Mogadishu dan besar di Baydhabo, Somalia.

Bungsu dari tujuh bersaudara tersebut menghabiskan empat tahun di kamp pengungsian di Kenya. Pada 1995, ketika berusia 12 tahun, dia dan keluarganya memutuskan bermigrasi ke AS. Ketika menginjakkan kaki di AS, Omar belajar bahasa Inggris hanya dalam waktu tiga bulan. Sebagai seorang wanita muslim, Omar memiliki potensi untuk menjadi salah satu dari beberapa muslimah lainnya yang terpilih di Kongres. Kendati masa kecilnya banyak dihabiskan di kamp pengungsian, kini Ilhan menjadi salah satu wanita muslim pertama yang menjadi legislator di AS.

Bahkan wajahnya pun pernah muncul di sampul majalah Time edisi September 2017 sebagai bagian dari daftar wanita pertama yang ikut mengubah dunia. Mendapatkan pendidikan yang layak hingga akhirnya bisa kuliah di Jurusan Ilmu Politik Universitas North Dakota, menjadikannya makin percaya diri untuk terjun di dunia politik.

Dalam kampanye, Omar berjanji memberikan kesetaraan merata kepada semua rakyat di wilayah tersebut, termasuk biaya pengobatan terjangkau, upah minimum 15 dolar AS, dan kuliah gratis. Saat ditanya mengenai motif yang melatarbelakangi dirinya terjun ke Kongres, perempuan yang mengenakan hijab tersebut menegaskan, semua karena ada ”ketakutan politik” publik atas kebijakan Presiden Donald Trump. (Asep BS-25)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar