Muslim Harus Tumbuhkan Sifat Tolong Menolong

SM/M Ilham Baktora : POTONG PITA: Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta KH Subari (mengenakan peci) memotong pita sebagai tanda dilepasnya bantuan satu truk untuk korban gempa dan tsunami di Palu di Gedung Logistik dan Kemanusiaan Lazismu-MDMC, Kadipiro, Solo, baru-baru ini. (51)
SM/M Ilham Baktora : POTONG PITA: Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta KH Subari (mengenakan peci) memotong pita sebagai tanda dilepasnya bantuan satu truk untuk korban gempa dan tsunami di Palu di Gedung Logistik dan Kemanusiaan Lazismu-MDMC, Kadipiro, Solo, baru-baru ini. (51)

PERILAKU tolong menolong merupakan hal yang harus dilakukan manusia. Di samping meringankan beban orang lain, hal itu menjadi tambahan pahala bagi manusia yang melakukan. Tentunya dilakukan dengan mengharap ridha Allah semata.

Lazismu Cabang Surakarta bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melakukan aksi kemanusiaan dengan mengirim satu buah truk kemanusiaan untuk menolong korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah. ”Sebagai muslim sifat taíawun (tolong menolong) harus selalu diamalkan. Maka dari itu, Lazismu dan MDMC hadir untuk membantu meringankan beban korban gempa di Donggala, Sigi, dan Kota Palu,” kata Manajer Lazismu Cabang Surakarta Reynal Falah saat ditemui pada pelepasan bantuan tersebut, barubaru ini.

Bantuan tersebut terdiri atas alat-alat ibadah seperti Alquran, iqraí, alat shalat, sembako, hingga perlengkapan wanita dan balita. ”Masyarakat Palu masih membutuhkan uluran tangan, musibah gempa yang disertai tsunami itu memporak-porandakan bangunan dan fasilitas umum yang ada di sana. Sebagai muslim harus bisa menyisihkan rezekinya untuk menolong mereka. Namun yang terpenting apa yang dilakukannya adalah mengharap ridha Allah,” kata dia.

Menurutnya, dengan mengamalkan sifat tersebut segala bentuk keberkahan bakal kembali kepada manusia itu sendiri.

Ketika salah seorang manusia membantu orang lain yang kesulitan, pada waktu mendapat musibah, mereka akan dibantu dengan hal yang sama. Hal itu tidak lepas dari bantuan Allah.

Bantuan Mengalir

”Banyak hal yang dapat manusia lakukan untuk menolong orang lain. Sekecil apa pun hal yang dilakukan jika hanya mengharap ridha Allah, nilai itu sangat berharga. Saat manusia terpuruk dan mendapat musibah yang serupa, bantuan- bantuan tersebut akan mengalir seperti halnya yang pernah manusia itu lakukan,” ungkap dia. Pelepasan yang dilakukan di depan Gedung Logistik dan Kemanusiaan Lazismu-MDMC di Kadipiro, Solo, dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta KH Subari dan puluhan kader Muhammadiyah.

Subari berharap bantuan tersebut dapat meringankan masyarakat Palu ke depannya. ”Bantuan ini menjadi sebuah doa bagi kami agar dapat meringankan beban masyarakat Palu yang masih harus bangkit dari keterpurukan. Menolong tidak hanya berupa uang atau barang. Doa, tenaga, serta pikiran juga sebuah sifat taíawun yang harus dimiliki muslim lainnya,” kata dia. Pelepasan yang ditandai dengan memotong pita oleh ketua PDM Surakarta tersebut diharapkan dapat sampai dan terkoordinasi dengan baik, sehingga bantuan tersebut bermanfaat dan masyarakat Palu lebih ringan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. (Muhammad Ilham Baktora-51)


Berita Terkait
Komentar