Pemblokiran Data Kependudukan Segera Diterapkan

UNGARAN-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang akan memblokir administrasi kependudukan bagi warga yang belum melakukan rekam data KTP elektronik hingga 31 Desember 2018.

Hal itu dikemukakan Kepala Dispencukcapil Kabupaten Semarang, Budi Kristiono, Kamis (8/11). Menurutnya, hingga semester pertama Juni 2018 kemarin, tercatat masih ada 22.084 warga Kabupaten Semarang yang belum melakukan rekam data KTP elektronik. ‘’Pada 23 Oktober 2018, kami sudah berupaya mengirimkan surat undangan berdasarkan nama dan alamat untuk perekaman data. Blokir sementara akan dibuka apabila yang bersangkutan telah melakukan rekam data kependudukan,” kata dia.

Layanan perekamannya, lanjut dia, tidak harus ke Kantor Dispendukcapil di Ungaran. Tetapi bisa dilayani di masing-masing kecamatan. Bagi warga berusia lanjut, tidak perlu datang langsung ke kecamatan untuk melaksanakan foto diri. Yang bersangkutan, dapat mengirimkan foto diri ukuran 10 R untuk kelengkapan proses administrasi kependudukan. ”Ada pengecualian, yakni bagi warga lanjut usia. Sejalan dengan itu, layanan perekaman data keliling di sekolah serta di desa yang lokasinya jauh dari akses kecamatan tetap kami berikan,” jelasnya.

Paling Sedikit

Dari 22.084 warga yang belum melakukan rekam data KTP elektronik itu, mayoritas berdomisili di Kecamatan Suruh yakni ada 2.343 orang. Kemudian disusul warga Kecamatan Ungaran Barat yang tercatat ada 1.472 orang.

Adapun jumlah paling sedikit yang belum melakukan rekam data, ada di Kecamatan Bancak yakni 519 orang.

Bagi calon pemilih pemula, Budi menambahkan, atau warga Kabupaten Semarang yang per 17 April 2019 berusia 17 tahun dapat melakukan perekaman data KTP elektronik mulai sekarang. ”Tidak terkecuali untuk para pemilih pemula, layanan rekam data mobilejuga terus melakukan jemput bola menyambangi SMA/SMK negeri dan swasta,” jelasnya.(H86- 22)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar