Konten Wikipedia Bahasa Indonesia Masih Minim

Bulan Bahasa Indonesia 2018

SEMARANG - Pada era keterbukaan informasi, teknologi menunjang bahasa Indonesia tersebar ke berbagai pelosok daerah di Indonesia, bahkan ke luar negeri.

Persebaran tersebut melalui situssitus berita, informasi, dan ilmu pengetahuan yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. ”Kebanyakan konten-konten di Wikipedia didominasi bahasa asing. Untuk memperkaya konten di Wikipedia bahasa Indonesia, kami mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi,” ujar Koordinator Wikilatih Wikimedia Indonesia, Raymond Sutanto di sela-sela pelatihan bertajuk ”Berkontribusi pada Situs Wikipedia bahasa Indonesia” di Ruang Pelatihan (Batching) 203 gedung ICT Undip, Tembalang, Selasa (30/10).

Fungsi Wikipedia, menurut dia, untuk membebaskan ilmu pengetahuan bagi semua orang, sehingga ilmu tersebut bisa diakses publik dengan mudah melalui internet, tidak hanya tersimpan di dalam rak buku.

Saat ini selain Wikipedia bahasa Indonesia juga terdapat Wikipedia bahasa lokal. Seperti bahasa Jawa, Sunda, Minang dan dalam waktu dekat akan diluncurkan Wikipedia bahasa Gorontalo.

Dia bersama kedua rekannya Muhammad Ridwan, dan Teguh Budi Utomo yang tergabung dalam Tim Wikilatih, memberikan beberapa materi pelatihan penyuntingan dan pembuatan artikel di Wikipedia dalam dua sesi. Sesi pertama, sebanyak 23 peserta diberi materi tentang cara memperkenalkan diri di Wikipedia dan cara membuat artikel rintisan yang baik.

Yakni artikel yang memiliki dasar rujukan, ditulis dengan bahasa baku, netral, dan deskriptif. Kemudian di sesi berikutnya peserta diminta mengisi konten di Wikipedia bahasa Indonesia dengan artikel yang dibagikan panitia.

Industri Manufaktur

Sementara itu, pembina Startup Seputar FIB Undip, Adhi Kurniawan mengatakan, kegiatan pelatihan ini berfokus untuk meningkatkan visual editor (VE). Di samping itu untuk memperkenalkan adaptasi kampus terhadap industri 4.0 guna membangun industri manufaktur yang berdaya saing global. ”Kami fokus mengenalkan dunia digital kepada civitas akademika Undip dan masyarakat umum. Pelatihan ini diikuti oleh mahasiswa yang berasal beberapa kampus di Semarang antara lain Unnes, UPGRIS dan alumni Undip,” ujar Adhi.

Terpisah, Digital Science techno Park (DSTP) dan dosen Informatika Undip, Ragil Saputra mengajak kepada para peserta agar bisa mencerdaskan warganet melalui karya tulis yang berkualitas.

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat di saat masyarakat mudah percaya terhadap informasi yang tidak memiliki dasar. ‘’Tulisan atau berita yang memiliki sumber serta rujukan yang jelas sangat dibutuhkan oleh masyarakat.’’(bib-48)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar