Belum Ada Politisi Sragen Jadi Anggota DPR RI

SRAGEN - Terhitung sejak 1955 silam, ternyata belum ada lagi politisi asal Sragen yang terpilih sebagai anggota DPR RI. Padahal pemilu legislatif sudah berjalan sebelas kali. Kali ini, mantan Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman tampil sebagai caleg DPR RI potensial dari Partai Golkar. Dia optimistis bisa melenggang ke Senayan. ”Saya ingin pecahkan telur, karena sudah lama politisi Sragen tidak ada yang terpilih sebagai anggota DPR RI,” tutur Agus FR yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sragen, kemarin.

Agus FR nyaleg melalui Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Karanganyar, Sragen dan Wonogiri. Momentum peringatan HUT Ke-54 Partai Golkar Sragen dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi di hadapan khalayak untuk meminta dukungan. Pada Pemilu 1955 lalu ada dua pemilihan, yakni pemilihan DPR dan pemilihan Dewan Konstitusi. Dua warga Sragen Soemo Atmodjo mewakili PNI dan Kasah mewakili Masyumi, terpilih sebagai anggota Dewan Konstituante. ”Setelah itu tidak ada lagi politisi asal Sragen yang duduk di Senayan,” tuturnya.

Menurut Agus FR, pencalonan dirinya bukan semata kepentingan DPD Partai Golkar Sragen, namun untuk kepentingan masyarakat Sragen, Karanganyar dan Wonogiri. Apa pun partainya, warga Sragen sebaiknya bisa memilih.

Slogan PWS

Agus FR memakai slogan Pilihane Wong Sragen (PWS). Persaingan caleg di Dapil IV Karanganyar, Sragen dan Wonogiri cukup ketat. Karena di Dapil itu ada caleg DPR RI Endang Maria Astuti (Golkar), mantan Bupati Wonogiri Danar Rahmanto, Bambang Wuryanto, Agustina Wilujeng Pramestuti, dan mantan Wabup Karanganyar Paryono (PDI-P), R Dewi Novita Kurniawati (Gerindra), Tri Agus Bayu Seno (Hanura) maupun Rinto Subekti (Partai Demokrat) dan Ali Badaruddin (PAN) serta M Martri Agoeng (PKS). Agus FR berharap, seluruh warga Sragen bisa memilih bumi putera atau penduduk asli Sragen meraih kursi DPR RI.

Agus FR menghitung Partai Golkar minimal meraih satu kursi di DPR RI di Dapil IV. ”Basis primer kami ada di Sragen dan didukung perolehan suara dari Karanganyar dan Wonogiri,” tuturnya.

Saat Pilkada 2015 lalu, Agus FR yang mencalonkan sebagai calon Bupati Sragen periode 2016-2021 meski tidak berhasil menjadi bupati, namun dipilih oleh 205.000 pemilih. ”Kalau dapat 100.000 suara saja saat Pileg 2019 nanti, pasti jadi,” tuturnya.

Namun Agus tetap meminta dukungan khalayak tanpa memandang partai, untuk meloloskan dia sebagai anggota DPR RI asal Sragen. (nin-35)


Berita Terkait
Loading...
Komentar