PT Waskita Janji Penuhi Tuntutan Warga

Mediasi Soal Imbas Tol Pejagan-Pemalang

SM/ Dwi Putro GD - CEK LOKASI:Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani bersama PT Waskita, Camat Tarub dan warga lainnya mengecek lokasi terowongan tol Pejagan-Pemalang di Kecamatan  Tarub, Kabupaten Tegal, Rabu (10/10). (58)
SM/ Dwi Putro GD - CEK LOKASI:Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani bersama PT Waskita, Camat Tarub dan warga lainnya mengecek lokasi terowongan tol Pejagan-Pemalang di Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Rabu (10/10). (58)

SLAWI- PT Waskita Karya, selaku pelaksana proyek jalan tol Trans Jawa Pejagan-Pemalang berjanji akan merealisasikan tuntutan warga dari tiga desa di Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

Kesepakatan tersebut dihasilkan setelah dilaksanakan mediasi di kantor Kecamatan Tegal pada Rabu (10/10) kemarin. Hadir dalam mediasi itu Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani, camat Tarub, kapolsek Tarub, intel Polres, kepala desa, para ulama, dan warga tiga desa di Tarub yakni Desa Bulakwaru, Karangjati, dan Brekat.

Dalam mediasi itu, warga menuntut perbaikan jalan, drainase, penerangan jalan dan penyelesaian sertifikat imbas pembangunan tol tersebut. Sedangkan dari pihak PT Waskita dihadiri oleh Direksi PT Waskita Karya, Kartono. Usai mediasi, Dewi Aryani menyampaikan bahwa awalnya warga akan melakukan demo.

”Tapi, setelah saya turun ke lokasi, mengajak warga dan PT Waskita untuk musyawarah, akhirnya tuntutan warga akan dipenuhi,” ujar legislator dari daerah pemilihan (dapil) IX yang meliputi Kabupaten Tegal, Kota Tegal dan Kabupaten Brebes itu.

Dewi mengungkapkan, warga dari tiga desa itu menuntut adanya lampu penerangan di terowongan jalan tol, perbaikan jalan desa yang rusak akibat mobilitas dump truck pengangkut tanah uruk pembangunan jalan tol, perbaikan saluran drainase yang berada di sekitar jalan tol, dan penyelesaian 209 sertifikat tanah warga.

”Alhamdulillah, masalahnya sudah selesai setelah ada mediasi antara warga dengan PTWaskita Karya,” ujarnya. Setelah PTWaskita Karya menyetujui tuntutan tersebut, Dewi kemudian mensurvei lokasi yang menjadi masalah warga.

Dewi yangberdomisili di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal itu, juga meninjau ke terowongan jalan tol. ”Terowongan ini memang harus diberi lampu penerangan, karena kata warga kalau malam gelap,” tegasnya. Direksi PTWaskita Karya, Kartono yang hadir dalam mediasi itu mengaku bakal merealisasi tuntutan warga.

”Nanti akan kami selesaikan secara bertahap,” ujarnya. Camat Tarub, Munawar mengucapkan syukur karena mediasi itu berakhir damai. Dia juga berharap warga tidak melakukan aksi demo, karena tuntutan tersebut bakal dipenuhi.

”Setelah dimediasi Bu Dewi, alhamdulillah tuntutan warga akan dipenuhi oleh PTWaskita,” ucapnya. Sementara itu, salah satu warga Bulakwaru, Rojik yang turut hadir dalam mediasi itu juga mengucapkan terima kasih kepada Dewi Aryani yang menjadi mediator antara warga dengan PT Waskita Karya. Dia menuturkan, masalah itu sebenarnya sudah berlangsung lama.

Tapi tidak kunjung direalisasi oleh pelaksana proyek jalan tol tersebut, meski warga sudah pernah mengusulkannya. ”Semoga tuntutan kami ini benar-benar akan direalisasi,” pungkasnya. (H64-58)