Aplikasi ”Lapor Bupati” Segera Diluncurkan

SLAWI-Guna mengelola keluhan warga terkait gangguan layanan publik dalam bentuk multimedia, Pemkab Tegal akan meluncurkan layanan pengaduan masyarakat "Lapor Bupati" dalam versi android.

Hal ini disampaikan saat Plt Bupati Tegal Umi Azizah membuka acara Pelatihan Person in Charge (PIC) di Ruang Rapat Nusantara Gedung Amartha Setda Kabupaten Tegal, Kamis (11/10). ”Jadi, masyarakat tidak hanya menyampaikan pesan teks saja, tapi juga bisa dilampiri foto dan lokasi di mana permasalahan itu berada,” kata Umi.

Kepada PIC , yang nantinya bertugas sebagai pengelola Lapor Bupati di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga mitra, Umi berpesan, agar mereka tidak ragu dalam menjawab pertanyaan atau keluhan warga.

”Bagi saya yang penting cepat, direspon dulu dengan subtansi yang benar. Jika ada data atau informasi tambahan bisa disusulkan”, imbuhnya. Umi menyampaikan, birokrasi sekarang makin digital, makin kasual. Bahwa gaya kepemimpinan pun makin bergeser. Lebih lanjut, bupati sekarang harus mudah dihubungi rakyat dan cepat merespon keluhan warga.

Pada skema layanan Lapor Bupati Tegal ini, PIC memegang peranan yang sangat penting. ”Di tangan kalianlah suara bupati ini saya titipkan. Jaga amanah, tetap sabar dalam melayani dan jangan lupa meminta maaf jika memang ada kekurangan,” katanya.

Umi menambahkan, rencananya pada Minggu (14/10) pagi, aplikasi Lapor Bupati Tegal akan diluncurkan penggunannya ke publik. Acara itu akan digelar di Alun-Alun Hanggawana Slawi . Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tegal Zefri Yusuf dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 55 orang PIC.

Tidak saja dari lingkup OP, tapi juga dari lembaga mitra seperti Polres Tegal, Samsat Slawi, PDAM, BPJS Kesehatan, Kantor Pertanahan/BPN Slawi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal. Sesi pelatihan teknis PIC dipandu langsung oleh Kepala Subbagian Pemberitaan dan Dokumentasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tegal, Hari Nugroho.

Inisiator aplikasi Lapor Bupati Tegal ini menyampaikan tentang latar belakang perlunya Pemkab mewujudkan agenda reformasi birokrasi pada sektor pelayanan publik, dengan menyediakan kanal pengaduan yang mampu mengintegrasikan sumber daya kedinasan melalui peran PIC.

Menurutnya, lewat aplikasi ini warga pelapor bisa menanyakan keluhannya secara langsung ke OPD terkait. Hal ini tentunya bisa memangkas jalur komunikasi di birokrasi, namun tetap di bawah pengawasan bupati.

Hari mengatakan, aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media pelaporan, tapi juga media informasi pembangunan. ”Penggunaan aplikasi akan terus kami evaluasi, karena ke depan, aplikasi ini bisa kita kembangkan dan integrasikan dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional yang dikelola Kementerian PANRB”, katanya.

Pada acara tersebut dilakukan simulasi cara merespon keluhan warga lewat aplikasi yang bisa diunduh gratis di Google Playstore oleh pejabat fungsional pranata komputer Dinas Kominfo Kabupaten Tegal, Chandra Fighi Islami. (H45-58)