Dakwah Gunakan Media Kekinian

PELEPASAN KKL: Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah berfoto bersama dalam pelepasan Kuliah Kerja Lapangan. (54)
PELEPASAN KKL: Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah berfoto bersama dalam pelepasan Kuliah Kerja Lapangan. (54)

FAKULTAS Dakwah (Komunikasi) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, awalnya merupakan sebuah program studi di Fakultas Tarbiyah yang kemudian berdiri menjadi fakultas sejak 2014 lalu. Menjadi fakultas bersamaan perubahan status Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) menjadi IAIN Salatiga. Perkembangan pesat terjadi pada fakultas baru tersebut.

Terbukti hanya dalam kurun waktu sekitar empat tahun, jumlah mahasiswa pada saat ini mencapai 1.300 orang. Bahkan pada penerimaan mahasiswa baru IAIN tahun 2018 ini, Fakultas Dakwah terpaksa menolak calon mahasiswa baru, karena keterbatasan tempat, pengajar, dan fasilitas yang dimiliki.

Ini menjadikan tantangan fakultas tersebut agar pada tahun-tahun mendatang, bisa mengakomodasi animo calon mahasiswa yang tinggi. Upaya menjadikan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga seperti saat ini dalam hitungan beberapa tahun saja, tidak mudah seperti yang dibayangkan.

Perlu promosi dan pemahaman kepada masyarakat di daerah-daerah lain yang menjadi sumber calon mahasiswa baru, agar mendapatkan pencerahan terkait kelebihan dan keunggulan fakultas baru tersebut. ”Proses mengembangkan fakultas ini memang tidak mudah.

Tetapi kami bersyukur proses mengenalkan dan menjadikan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga sebagai studi favorit mahasiswa secara bertahap bisa terpenuhi,” ujar Dekan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga, Doktor Mukti Ali MHum. Ia mengakui sangat berat mendapat tugas mengembangkan fakultas baru tersebut bersama-sama para dosen.

Namun, proses itu bisa dilewati dengan baik, sehingga menjadikan Fakultas Dakwah seperti saat ini. Fakultas Dakwah harus mampu menyamakan misi dan visi IAIN Salatiga secara keseluruhan, yakni ”Tahun 2030 Menjadi Pusat Pengembangan Ilmu Dakwah Profetik Berbasis Nilai-nilai Keislaman dan Keindonesiaan”.

Misi

Untuk mewujudkan hal itu maka ada beberapa misi yang harus dilaksanakan. Yakni, menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran berbasis teknologi informasi, nilai keislaman, dan keindonesiaan.

Lalu melaksanakan penelitian guna mendorong upaya peningkatan mutu dakwah profetik di Indonesia, meningkatkan peran serta fakultas dalam pengembangan ilmu dakwah, kebudayaan dan peradabah Islam di Indonesia.

Kemudian meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang penelitian dan pengabdian.

Adapun program studi yang dimiliki Fakultas Dakwah, yakni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Psikologi Islam (PI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Program Studi Manajemen Dakwah (MD), dan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI). Menurut Mukti Ali, lulusan Fakultas Dakwah diharapkan menjadi pendakwah yang mampu memaksimalkan media kekinian.

Media kekinian itu jumlahnya sangat banyak dan peminatnya berbeda-beda. Dakwah bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi layanan informasi berbasis internet, film, seni dan hiburan, karikatur, serta lainnya. Penyajian dakwah yang disampaikan pun harus disesuaikan dengan perkembangan zaman (kekinian).

Kreativitas memanfaatkan media tersebut harus bisa dikembangkan mahasiswa secara inovatif dan kreatif, agar Fakultas Dakwah IAIN Salatiga memiliki perbedaan dengan fakultas yang sama di perguruan tinggi lainnya. Tentu tidak mudah menerapkan dan menjalankan kebijakan tersebut, tetapi dengan keyakinan bersama, hal itu diharapkan dapat terwujud. (54)

Penulis : Surya Yuli Purwariyanto
Penyunting : Wahyu Wijayanto


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar