Lulusan Dibekali Angka Kredit Mahasiswa

BUKAN hanya ijazah, mahasiswa lulusan Fakultas Psikologi juga akan dibekali angka kredit mahasiswa (AKM) sebagai bekal melamar kerja setelah menyelesaikan studinya. AKM ini bisa membantu stakeholder atau perusahaan pencari kerja untuk menilai sosok calon pekerjanya. ”Uji coba angka kredit mahasiswa ini sebenarnya sudah lama, tapi baru resmi ditetapkan pada 2017.

Bagi mahasiswa, hal ini akan membantu juga karena bisa diketahui apakah yang bersangkutan aktif berorganisasi, memiliki keahlian atau kemampuan lain di luar prestasi akademik,” kata Dekan Fakultas Psikologi Undip Semarang Dr Hastaning Sakti MKes Psikolog dikampusnya, Selasa (25/9).

Menurut Hasta, hasil pelacakan dan perekaman data lulusan menunjukkan 83 persen memiliki kesesuaian bidang kerja dengan studi lulusan. Profil masa tunggu kerja pertama, rata-rata dua bulan.

Prestasi Mahasiswa

Adapun, pendapat pengguna lulusan terhadap kualitas alumni mendapatkan skor 338,29 dari tertinggi 400. Mengenai skor itu, Fakultas Psikologi memberi kuisioner ke stakeholder untuk mengisi data yang selanjutnya dinilai. Fakultasnya juga punya wadah alumni, yakni Ikatan Alumni Psikologi (Ikapsi) Jateng, Jabar, Jabodetabek, dan luar Jawa.

Di luar akademik, mahasiswa juga memiliki segudang kegiatan yaitu pecinta alam psikologi hijau, senat, seni tari independance, dan paduan suara psychovocalista.

Kemudian, kelompok studi pengembangan psikologi Islam (Kesppi), persekutuan mahasiswa Kristen dan Katolik (PMKK), serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Prestasi yang dicapai mahasiswa juga terbilang oke, seperti Aldani Putri Wijayanti (angkatan 2012) menjadi peneliti muda psikologi terbaik 2016.

Disusul Valentino Marcel Tahamata (angkatan 2014) peneliti muda terbaik 2018. Pemenang kompetisi debat internasional, University Technology Malaysia serta Felix Danar Praditya Phidal pemenang medali emas Bandung International Taekwondo 2017. (23)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar