Priscilla Pangemanan

Berdayakan Perempuan

Memiliki bisnis dengan misi untuk memberi dampak positif bagi masyarakat luas, telah dimulai oleh Priscilla Pangemanan sejak pertengahan 2017.

Ia terus melebarkan sayap hingga produknya dinominasikan sebagai “Innovator of The Year” dari Beautyfest Asia pada Maret lalu, dan baru saja menerima penghargaan sebagai “Best Inspiring & Creativity Women Award 2018” pada September ini. Bersama dua partner bisnisnya, Priscilla memulai usaha kosmetik dengan brand Socially Aware Sexy Cosmetics (SASC).

Sebelumnya, wanita kelahiran Semarang tersebut telah merambah dunia bisnis sejak 2014. Bisnis pertamanya adalah Lamiik Bridal Rental Designers wedding and evening gown yang berlokasi di Jakarta. Kemudian pada 2017 lahirlah SASC. “SASC dimulai dengan misi sederhana, yakni untuk menolong sesama dan memberi dampak positif pada masyarakat luas,” ujarnya.

Lala, begitu ia kerap disapa, ingin brand-nya tidak sekadar dikenal sebagai produk kosmetik yang berkualitas tinggi, tapi juga menjadi sebuah social enterprise yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan.

Sebab sebagian dari hasil penjualan disalurkan untuk mendukung beberapa yayasan atau kegiatan amal di Indonesia. Sejumlah yayasan yang telah bekerja sama dengannya antara lain Letshare.id, Saab Shares, Generasi Muda Peduli, Foundation for Mother & Child Health Indonesia (FMCH), Cleftcare Indonesia, dan Panti Bina Laras.

Ingin Dirikan Yayasan

Lala mengatakan, inspirasi yang melandasinya adalah the power of one to make a difference atau kemampuan seseorang untuk membawa perubahan dan dampak positif seluas- luasnya kepada masyarakat.

Ia pun ingin menggeser definisi cantik ke dalam artian lebih luas, yakni bukan hanya cantik secara fisik, tapi cantik karena memiliki rasa percaya diri, pintar, kuat, menerima atau mencintai diri sendiri dan peduli terhadap sesama. Jadi, ia ingin agar semua perempuan merasa cantik tidak berdasarkan bentuk fisik mereka, tapi lebih pada kecantikan dari dalam.

Lala menuturkan, kalau sedari kecil ia sudah terekspose dengan banyaknya kegiatan sosial yang dijalani sang ayah, Yoga Pangemanan. Sang ayah yang sering terlibat dalam kegiatan atau yayasan sosial di Semarang, menjadi inspirasi terbesarnya bahwa ia pun harus peduli pada masyarakat. “Slogan saya pribadi, think big, start small, act now.

Saya selalu mengungkapkan ini setiap interview, bahwa menurut saya kepedulian terhadap sesama bisa dimulai sedini mungkin, tidak harus menunggu sampai kita kaya raya baru berdonasi.

Semua orang asalkan hatinya terpanggil, bantuan sekecil apa pun akan berdampak sangat besar,” jelasnya. Ke depan, Lala berencana untuk membangun yayasan sosial miliknya sendiri yang akan diberi nama SASC Foundation.

Yayasan tersebut rencananya untuk menaungi para wanita tidak mampu atau para janda yang perlu dibekali keterampilan khusus, supaya mereka bisa melanjutkan hidup, bisa mencari nafkah, dan menjadi wanita yang mandiri. Sesuai dengan misi awal, yaitu memberdayakan perempuan.(49)

Tentang
Priscilla Pangemanan
Semarang, 30 Januari 1987
■ Percaya pada hasil yang maksimal
■ Pekerja keras
■ Berpikiran positif
■ Mensyukuri hidup
■ Selalu memberi
■ Suka travelling

Teks : Irma Mutiara Manggia
Foto dan Busana : Priscilla Pangemanan


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar