DPRD Minta Jalan ke Relokasi MAJT Diperkeras

SEMARANG -Kalangan DPRD Kota Semarang menyoroti jalan menuju relokasi PKLKarangtempel. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet ketika meninjau lahan tersebut, kemarin.

’’Jika hujan pasti susah dilewati. Pemerintah dalam hal ini dinas perdagangan harus memperhatikan hal ini,’’ ujarnya didampingi sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Syahrul Qirom dan para anggotanya.

Pihaknya akan mengusulkan kekurangan tersebut di perubahan anggaran 2018. Agus tidak ingin para PKL yang direlokasi tersebut berada dalam keadaan sulit di tempat relokasi.

Musim Hujan

’’Ini jadi masukan untuk pembenahan jalan di tempat relokasi untuk dimasukan dalam pembahasan APBD perubahan 2018 maupun APBD murni 2019,’’imbuhnya.

Ketua PKL Karya Mandiri Karangtempel, Rahmat Yulianto mengatakan, pihaknya sudah mulai membangun kios di relokasi sesuai yang diinstrusikan Pemkot. Pihaknya akan terus menagh pembenahan insrastruktur jalan sesuai yang dijanjikan pemkot. ’’Rencana kami mulai pindah Oktober 2018 nanti. Pada bulan itu juga diprediksi akan memasuki musim hujan, jadi kami minta segera ada pengerasan jalan,’’tandasnya.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan sangat penting. Karena terkait akses bagi orang yang berbelanja dan pedagang. ’’Kalau sampai Oktober 2018 belum ada tanda-tanda pengerasan jalan, kami akan terus mengejar janji itu. Karena kami sudah mau direlokasi disini, jadi harus benarbenar difasilitasi,’’harapnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengapresiasi kesediaan PKL Karangtempel untuk direlokasi ke MAJT. Awal Oktober diharapkan para pedagang yang ada di wilayah Karangtempel, Mlatiharjo, Bugangan, dan Rejosari harus sudah menempati tempat relokasi yang sudah disediakan. ’’Kami sewa lahan seluas 1,2 hektare selama tiga tahun, yakni 2019, 2020, hingga 2021 untuk relokasi para PKL,’’ jelasnya. (fri- 61)


Berita Terkait
Komentar