Pelaku dan Korban Diduga Saling Kenal

Penghuni SK Tewas, Diduga Dibekap dan Disiram Solar

SEMARANG BARAT - Penyidik Polsek Semarang Barat sudah mengantongi identitas orang yang terlibat dalam kasus kematian Ayu Sinar Agustin, alias Ninin (21), penghuni Resosialisasi Argorejo Sunan Kuning, Kalibanteng Timur, Semarang Barat.

Polisi menduga korban dan pelaku sudah saling kenal. Meski begitu, Kapolsek Semarang Barat Kompol Dony Eko Listianto, belum mau membeberkan secara detail terkait itu. Sebelumnya warga asal Patebon, Kendal tersebut ditemukan tewas dalam posisi telentang tanpa busana, dengan badan berbau solar, di atas tempat tidurnya di kamar Wisma dan Karaoke Mr Classic Gang 3, Kamis (13/9) sekitar pukul 14.20.

Sejauh ini ada tujuh orang yang diperiksa sebagai saksi. Mereka terdiri atas rekan dekat korban dan pengelola wisma tersebut. Menurut Dony, polisi juga masih menyelidiki kaitan bau solar di tubuh korban dengan kasus tersebut.

Ada dugaan korban disiram solar panas dan dibekap sebelum dibunuh. Adapun dari hasil pemeriksaan dokter di RSUP dr Kariadi, wanita tersebut meninggal karena kehabisan oksigen.

Curiga

Kasus tersebut mencuat setelah Nur (38), wanita yang bertugas membantu membersihkan wisma tersebut curiga dengan korban yang tidak kunjung keluar meski sudah siang. ”Biasanya kalau pagi dia keluar kamar untuk sarapan, tapi saya tidak melihatnya,” ungkapnya.

Karena penasaran dengan apa yang terjadi pada wanita tersebut, Nur kemudian mengetuk pintu kamar korban untuk mengecek apakah korban ada di dalam atau tidak. ”Saat jam makan siang, saya mengetuk pintu kamar dan memanggil, tetapi dia tidak menjawab,” jelasnya. Curiga dengan itu, sekitar pukul 15.00 Nur kembali mendatangi kamar korban untuk membangunkan. ”Saya kembali lagi, pintu saya gedor-gedor tetapi dia tidak menjawab juga. Lalu pintu saya dobrak,” ungkapnya.

Saat pintu terbuka Nur terperanjat kegat sebab, dia melihat temannya itu sudah terbujur kaku. Oleh Nur temuannya itu kemudian disampaikan ke penghuni lain dan dilanjutkan melapor ke Polsek Semarang Barat dan Polrestabes Semarang.

Petugas yang mendapat laporan, langsung menyelidiki, termasuk mengerahkan anjing pelacak. Tetapi hewan tersebut berhenti mengendus, sekitar 100 meter dari wisma tersebut. Sementara itu kemarin, jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum di dekat tempat tinggalnya, di Desa Jambearu, Patebon, Kendal. (K44,H36-42)


Berita Terkait
Loading...
Komentar