Akhlak Aswaja Perlu Disebarluaskan

MAGELANG - Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menargetkan kemenangan pada Pileg dan Pilpres 2019. Secara nasional PKB menargetkan memperoleh 100 kursi dari 47 kursi yang ada saat sekarang. Terget itu, menurut dia, sesuatu yang realistis karena beberapa faktor. Terutama konsolidasi organisasi yang semakin baik dan faktor caleg sekarang merupakan orangorang yang potensial. G”Kami pilih caleg potensial hampir di seluruh dapil,G” katanya.

Dia mengutarakan hal itu usai mengunjungi Pondok Pesantren Putri An Najwa di Desa/ Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Kamis (13/9) petang kemarin.

Untuk mewujudkan harapannya dia mengajak seluruh komponen untuk bekerja keras. Selebihnya disebutkan, Kiai Ma’ruf Amin merupakan Dewan Syuro pertama PKB termasuk yang menggagas pembentukan PKB. Sejalan dengan itu dia berharap ada efek dari warga PKB dan NU. Setelah Gus Dur mendapat kesempatan berada di puncak pemerintahan, NU baru kali ini mendapat kesempatan yang berpeluang mendudukkan salah satu tokohnya sebagai calon orang nomor dua di negeri ini.

Disebutkan, salah satu kaderisasi umat Islam adalah ponpes. Salah satu penopang berdirinya NU hingga kokoh juga ponpes. Karena itu, penyebaran orang NU menjadi paling banyak di dunia. Tak lain itu merupakan hasil karya dan usaha pendiri NU, khususnya Kiai Hasyim Asy’ari. G”NU didirikan bukan begitu saja tetapi niatnya mendakwahkan dan menyebarluaskan Islam, mengajarkan akhlak ahlussunah wal jamaah (aswaja), serta NU diharapkan menjaga negeri ini tetap menjadi NKRI,G” imbuhnya.

Menyinggung Ponpes An Najwa yang berfokus pada hafalan Alquran, menurut Karding, di Indonesia butuh banyak orang yang hafal Alquran. Sebab, jika tidak banyak yang menguasai Alquran, Islam akan mengalami keterlambatan. G”Pemimpin ke depan haruslah orang-orang yang dibekali agama yang kuat, supaya negaranya tidak rusak. Kalau ilmu agamanya kuat akan menjaga agar negaranya tidak rusak,G” pungkasnya. (yon-50)