Sebagian Unggulan Melaju

SM/Irfan Salafudin : ATLET BERLAGA : Pebulu tangkis bertanding di Kejurkab PBSI Karanganyar yang digelar di GOR Nyi Ageng Karang, Selasa- Sabtu (11-15/9). (51)
SM/Irfan Salafudin : ATLET BERLAGA : Pebulu tangkis bertanding di Kejurkab PBSI Karanganyar yang digelar di GOR Nyi Ageng Karang, Selasa- Sabtu (11-15/9). (51)

KARANGANYAR- Sejumlah pebulu tangkis unggulan masih melaju ke babak berikutnya hingga hari ketiga pelaksanaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis PBSI Karanganyar, Kamis (13/9).

Meski mendapat perlawanan dari pebulu tangkis nonunggulan, namun sebagian bisa mengatasi dengan skor yang cukup signifikan. Meskipun ada pula beberapa pemain unggulan yang tumbang, setelah mendapat perlawanan sengit dari lawannya.

Pantauan di GOR Nyi Ageng Karang yang menjadi lokasi pertandingan, sejumlah atlet masih bertanding di babak penyisihan untuk bisa melaju ke babak semifinal dan final. Pertandingan pada siang hari dikhususkan bagi pebulu tangkis anak-anak dan remaja. Adapun pada malam hari, pertandingan dikhususkan untuk kelas veteran dan umum.

Di kelas tunggal remaja utama, pebulu tangkis unggulan, Rizal Yudha, dari Klub Purnama Solo, masih bertahan. Lalu di kelas usia dini putra utama, Arven Naufal Renaldi (Jaya Raya Solo), juga belum terkalahkan. Untuk kelas tunggal anak putra utama, Abdul Latif Nur Lukman (All Star Karanganyar), masih bertahan. Sementara di kelas tunggal pemula putra utama, Fabian Dimas (PB Sari Bumi Brawijaya Solo), masih melaju.

Begitu pula dengan Bryan (PMS Solo) di kelas usia dini putra utama, Miftakhul Jannah (Jaya Raya Solo) di kelas prausia dini putri utama, Nisa Tanevagustin (Bina Jaya Wonogiri) di kelas tunggal anak putri, masih melaju pada hari ketiga pertandingan. Pada hari ketiga kemarin, pertandingan dengan durasi terlama terjadi saat Raxel (Smash Sukoharjo) bertanding melawan Zidan (Purnama Solo).

Pertandingan berlangsung hingga satu jam, hingga akhirnya dimenangkan Raxel dengan rubber game 21-17, 20-22, 21-11. Sekretaris PBSI Karanganyar Joko Setiyono mengatakan, pemain unggulan rata-rata masih bisa mengatasi lawannya, meski ada pula yang tumbang. ”Pemain ungggulan ini disaring lewat pendaftaran secara online melalui Sistem Informasi (SI) PBSI. Adapun untuk peserta yang mendaftar secara offline, meski kemampuan dan prestasinya bagus, namun tidak dianggap sebagai unggulan,” jelasnya.

Kejurkab Bulu Tangkis PBSI Karanganyar tersebut, menurut Joko, mempertandingkan 19 kelas untuk anak-anak dan remaja, yakni 12 kelas untuk pebulu tangkis di kawasan Solo Raya serta tujuh kelas untuk pebulu tangkis antarkabupaten. (H44-51)


Berita Terkait
Komentar