Pekerjaan Tol Salatiga-Boyolali Capai 82 Persen

SM/Setyo Wiyono : PROSES PENYELESAIAN : Jalan tol Salatiga-Boyolali di wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali masih dalam tahap penyelesaian. Ditarget proyek tol Trans Jawa rampung akhir 2018.(21)
SM/Setyo Wiyono : PROSES PENYELESAIAN : Jalan tol Salatiga-Boyolali di wilayah Kecamatan Mojosongo, Boyolali masih dalam tahap penyelesaian. Ditarget proyek tol Trans Jawa rampung akhir 2018.(21)

BOYOLALI - Pelaksana proyek tol Salatiga-Boyolali masih menyelesaikan pekerjaan fisik berupa pembangunan jembatan, jalan utama tol (mainroad), jalan layang/bawah tanah. Ditargetkan pembangunan infrastruktur penghubung jalan tol Trans Jawa itu kelar akhir tahun ini.

Pimpinan Proyek (Pimpro) Tol Salatiga-Boyolali, Edy Broto yang dihubungi, Rabu (12/9) menjelaskan, sisa pekerjaan fisik, sebanyak 18 persen akan dikerjakan secepatnya. ”Harapan kami sampai akhir Oktober ini, seluruh proyek tol Salatiga-Boyolali kelar,” terangnya.

Sisa proyek fisik yang belum beres di antaranya pembangunan jembatan Kenteng di Salatiga, penyelesaian overpass, pengerasan di sejumlah ruas jalan, dan pekerjaan lainnya. Jika kondisi cuaca masih bagus seperti sekarang ini, dipridiksikan pada akhir Oktober, proyek fisik bisa usai. ”Dari sekitar 32 km panjang tol Saltiga-Boyolali, perkerasaan ruas tol yang belum dikerjakan tinggal 8 km.” Edy menjelaskan, karena pada November 2018, tol Salatiga-Boyolali ditarget bisa dilintasi kendaraan umum. Maka pihaknya bekerja ekstra-keras untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum kelar.

Arahan pusat

Terlebih katanya, September-Oktober ini musim hujan diperkirakan akan datang. ”Kalau target operasi pada akhir Desember 2018. Tapi kami ditargetkan pekerjaan fisik selesai sampai dengan November 2018. Bulan-bulan ini dikebut semua, sebelum penghujan datang,” imbuhnya.

Direktur Utama PT Jasa Marga Solo Ngawi, David Wijayatno membenarkan bila pekerjaan tol di Salatiga-Boyolali ditarget selesai Oktober. Pihaknya berharap pada akhir 2019 seluruh proyek tol Trans Jawa bisa tersambung dan dioperasionalkan. ”Proyek tol Salatiga- Boyolali memang paling akhir dikerjakan. Kami harapkan Oktober-November bisa rampung dan akhir tahun ini bisa dioperasional sesuai dengan arah pusat,” katanya. (J5-21)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar