Disarpus Surakarta, Luncurkan I-Solo

SOLO - Upaya pemerintah meningkatkan minat baca masyarakat tidak berhenti dengan membangun perpustakaan daerah kabupaten/ kota. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Surakarta, berinovasi mengembangkan aplikasi berbasis android bernama I-Solo ”Aplikasi ini merupakan perpustakaan digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencari literasi dan buku- buku yang disediakan di perpustakaan kota.

Kami melihat anak zaman sekarang lebih memilih membaca lewat smartphone masing-masing,” kata Kepala Disarpus Surakarta, Sis Ismiyati, saat ditemui di kegiatan Gelar Pustaka dan Arsip Solo 2018 di Atrium Solo Paragon Mall, Rabu (12/9).

120 Kategori

Menurutnya, aplikasi itu telah diisi 1.000 judul buku dengan 120 kategori. Mulai dari buku cerita anak, sejarah, buku pendidikan, buku agama dan lainnya. Sehingga masyarakat dimudahkan dengan adanya aplikasi ini. ”Sudah ribuan judul buku yang kami masukkan ke dalam aplikasi ini. Hal itu dilakukan guna memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin mencari referensi buku di perpustakaan kota melalui smartphonenya,” kata Ismi.

Disinggung terkait tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan dengan di luncurkannya aplikasi itu, Ismi mengungkapkan Disarpus Surakarta tetap memberi layanan dan memastikan masyarakat akan tetap banyak berkunjung ke perpustakaan kota. ”Tidak semua buku kami masukkan ke dalam aplikasi ini. Kami juga sudah mengembangkan teknologi 6D untuk menarik masyarakat berkunjung ke perpustakaan sehingga dapat meningkatkan tingkat kunjungan itu.

Yang jelas adanya aplikasi ini Disarpus harus menyesuaikan dengan kebisaan masyarakat yang sering memanfaatkan gadget, namun tidak melupakan misi kami untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Indonesia, khususnya Solo,” kata Ismi.

Sementara itu, General Manager PT Kubuku, Arie Kustanto menjelaskan pembuatan aplikasi ini telah dilakukan sejak 2015 lalu. Selama dua tahun ini, dirinya terus mengembangkan dan berhasil dipublikasikan pada 2018. ”Sebagai developer pengembangan aplikasi ini, kami telah bekerja sama dengan perpustakaan Solo sejak 2015 lalu. Aplikasi itu sudah masuk versi kedua dan baru diluncurkan pada 2018 ini, karena masih membutuhkan pengembangan lanjutan.

Masyarakat bisa mengunduh melalui Google Play Store dan gratis,”kata dia. Arie mengatakan, aplikasi ini cukup membantu masyarakat mencari referensi buku.

Cukup mengetik kata kunci di bar pencarian, aplikasi tersebut dapat menyediakan judul buku yang diinginkan masyarakat. Selain itu terdapat fitur textto- speech (membacakan kalimat) sehingga memudahkan pengguna aplikasi untuk mendengarkan isi buku tersebut. (ihm-21)


Berita Terkait
Komentar