Magang di Jepang Jadi Terobosan Baru

Prodi D3 FIK Unissula

RUANG LABORATORIUM : Tiga mahasiswa melihat alat praktik di laboratorium Fakultas Ilmu Keperawatan, Unissula, Jalan Raya Kaligawe Km 5 Semarang, belum lama ini. (23)
RUANG LABORATORIUM : Tiga mahasiswa melihat alat praktik di laboratorium Fakultas Ilmu Keperawatan, Unissula, Jalan Raya Kaligawe Km 5 Semarang, belum lama ini. (23)

RENCANANYA pada Oktober mendatang, Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula akan mulai memagangkan lulusan Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan di Jepang. Pemagangan tersebut merupakan hasil kerja sama antara FIK Unissula dan Jepang yang telah dibangun beberapa waktu lalu.

”Kami berencana mulai Oktober nanti lulusan D3 akan magang di Jepang selama tiga tahun. Kalau mereka nyaman dapat memperpanjang sampai lima tahun ke depan,” kata Dekan FIK Unissula, Iwan Ardian, belum lama ini.

Menurutnya, pemagangan lulusan tersebut merupakan prestasi tersendiri bagi kampus Unissula. Pihaknya berharap, program pemagangan berjalan lancar dan dapat menambah wawasan keilmuan kesehatan.

Sementara itu, Kaprodi D3 Keperawatan FIK, Unissula, Muh Abdurrouf menjelaskan, pengetahuan mahasiswa yang kuliah di FIK Unissula, khususnya Prodi D3 Keperawatan mendapat diperkuat dengan adanya ruang laboratorium yang representatif.

Misalnya, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang anak, ICU, ruang bedah, ruang maternitas (ruang bagi ibu hamil dan menyusui), ruang bermain untuk anak).

Mini Hospital

”Laboratorium ini seperti mini hospital. Hal hal yang berkaitan dengan medical yang ada di sini,” kata Abdurrouf.

Tidak hanya itu, laboratorium juga disetting layaknya rumah sakit syariah seperti, perangkat untuk tayamum (pengganti wudlu dengan debu karena ada suatu halangan- red), ada Alquran, ruang jiwa yang disetting seperti rumah sakit jiwa serta ruang paristi (diperuntukkan untuk bayi berisiko tinggi).

”Mini hospital ini dibangun sejak 2014. Kami desain sedemikian rupa supaya mahasiswa tidak canggung lagi ketika praktik di luar,” ungkapnya.

Rouf juga menyebut, semua mahasiswa di FIK Unissula baik program D3 maupun S1 akan mengikuti uji kompetensi diakhir studi. Uji kompetensi tersebut untuk mendapatkan surat tanda registrasi (STR).

Uji kompetensi ini diadakan tiga kali dalam setahun. Yakni, Maret, Juli dan Oktober. Menurutnya, Prodi D3 Keperawatan FIK Unissula masuk kategori program vokasi.

Artinya mahasiswa yang lulus disiapkan untuk langsung bekerja. Oleh karena itu untuk menujang keahlian tersebut harus dibarengi dengan uji kompetensi. ”Namanya Ukom (uji kompetensired).

Diikuti mahasiswa kesehatan di seluruh Indonesia. Bagi yang tidak lulus harus mengulang sampai lulus. Alhamdulillah Prodi D3 Keperawatan Unissula pernah 100 persen lulus dan S1 Ilmu Keperawatan, 98 persen lulus,” imbuhnya. (23)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar