Penuhi Kebutuhan, Jawab Tantangan Zaman

SM/Siswo Ariwibowo  -  DI SELA KEGIATAN : Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula berbincang bincang di sela-sela kegiatan akademik, belum lama ini. (23)
SM/Siswo Ariwibowo - DI SELA KEGIATAN : Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula berbincang bincang di sela-sela kegiatan akademik, belum lama ini. (23)

FAKULTAS Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang termasuk fakultas baru di lingkungan kampus Unissula. Hadirnya fakultas tersebut untuk memenuhi kebutuhan serta menjawab tantangan zaman yang ada.

”Munculnya FIK Unissula untuk merespons kebutuhan masyarakat serta menjawab tantangan zaman,” kata Dekan FIK Unissula, Iwan Ardian, belum lama ini.

Dia menjelaskan, berdirinya FIK Unissula tidak lepas dari cikal bakal sebuah akademi keperawatan yang ada saat itu. Pada 26 Februari 2006 sebuah lembaga kesehatan bernama Akademi Keperawatan Islam (Akperisa) berdiri.

Seiring berjalannya waktu, lembaga tersebut dituntut lebih maju dalam menjawab tantangan zaman. ”Saat itu hanya ada dua pilihan, berdiri sendiri dalam bentuk sekolah tinggi keperawatan atau bergabung dengan Unissula,” paparnya.

Setelah melalui diskusi dan perenungan mendalam, akhirnya diputuskan bergabung dengan Unissula dengan catatan menambah prodi.

Dari situ hadirlah Prodi S1 Keperawatan, Program Profesi Ners, dan D3 Keperawatan. ”Persis pada 26 Februari 2006, FIK lahir dan bergabung dengan Unissula,” urainya.

Tanggapan Positif

Ternyata hadirnya FIK Unissula mendapat tanggapan positif dari kalangan masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari jumlah pendaftar yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, target mahasiawa baru yang mendaftar di fakultas tersebut selalu terpenuhi.

Tidak hanya itu, untuk menunjang proses belajar- mengajar, sejumlah dosen di lingkungan FIK Unissula dikuliahkan sampai prodi S3. ”Saat ini dosen di FIK Unissula ada 27 orang. Dua di antaranya sedang menempuh S3 di Universitas Indonesia (UI) dan Unair Surabaya,” paparnya.

Iwan mentarget pada 2020 nanti, FIK Unissula memiliki enam sampai delapan dosen bergelar doktor atau 30 persen dari jumlah dosen yang ada. Dengan begitu, pada 2021 nanti, FIK Unissula dapat membuka Prodi S2 keperawatan.

Ditambahkan, saat ini semua dosen pengajar di FIK Unissula bergelar S2 dengan memiliki spesialisasi sendiri-sendiri seperti, spesialis keperawataan, spesialis mitrinitas, spesialis medical bedah, spesialis anak, spesialis jiwa, spesialis komunitas, spesialis magister kepeminpinan, dan sejumlah spesialis lainnya.

”SDM para dosen kami perhatikan betul. Semuanya ini untuk memenuhi kebetuhan yang ada, dan memastikan para lulusan mendapatkan apa yang diinginkan,” imbuhnya. (23)

Foto dan teks :
Siswo Ariwibowo
Penyunting :
Dwi Ani Retnowulan


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar