Peraih Emas Wushu Dijanjikan Mobil

JAKARTA- Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menjanjikan bonus menarik bagi pewushu Merah Putih yang meraih medali emas Asian Games 2018. Bonus yang akan diberikan berupa tiga unit mobil.

Satu medali emas dihargai satu mobil. Janji itu dilontarkan Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto di Jakarta, kemarin. ”Saya sudah siapkan tiga mobil. Kalau kurang akan saya tambah lagi mobilnya,” kata Airlangga.

Menurut dia, bonus harus diberikan sebagai bentuk perhatian PB WI kepada atletnya yang mengharumkan nama bangsa. Hadiah itu berbeda dengan yang diberikan pemerintah, dalam hal ini Kemenpora. ”Kalau dari pemerintah kan sudah jelas bonusnya berbentuk uang dan juga menjadi PNS,” ujar Airlangga.

Manajer Tim Wushu Indonesia Ngatino mengatakan, Achmad Hulaefi dkk sudah menjalani pemusatan latihan (pelatnas) di Tiongkok selama kurang lebih tiga bulan. Usai pelatnas, kondisi mereka cukup bagus dan mengalami peningkatan yang signifikan.

13 Atlet

”Perkembangannya sangat positif dan mudah-mudahan target satu emas bisa terpenuhi,” ungkap Ngatino.

Timnas Wushu Indonesia diperkuat 13 atlet, delapan putra dan lima putri. Mereka adalah Achmad Hulaefi, Edgar Xavier Marvelo, Harris Horatius, Bobie Valentinus Gunawan, Yusuf Widiyanto, Abdul Haris Sofyan, Yudi Cahyadi, Puja Riyaya (putra). Adapun di bagian putri diperkuat Lindswell Kwok, Juwita Niza Wasni, Felda Elvira Santoso, Selviah Pertiwi dan Mei Yulianengsih. PB WI mengandalkan Lindswell Kwok untuk merebut satu medali emas.

Peluang Lindswell terbuka menyusul absennya Tiongkok di nomor taijiquan & taijijian. Wushu menjadi salah satu cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali emas di Asian Games 2018. Empat tahun lalu, Lindswell meraih medali perak. Dia dikalahkan pewushu Tiongkok, Yu Mengmeng. Sementara itu, perunggu diraih pewushu Jepang, Ai Uchida. ”Saat ini yang berpotensi memang Lindswell.

Yang lainnya lumayan Edgar Xavier Marvelo (nomor chanquan) tinggal nanti lihat di lapangan saja seperti apa. Karena sebenarnya dengan pesaingnya beda-beda tipis. Tinggal saat tanding saja bagaimana,” ucap Ngatino. Pihaknya terus menggeber kesiapan atletnya di waktu yang tersisa. Cabang olahraga wushu mulai bertanding pada 19 Agustus mendatang. ”Persiapan tinggal latihan ringan saja. Yang penting saat ini jaga fisik dan mental mereka. Makanya, sepulang dari China mereka tetap langsung latihan karena memang tidak boleh berhenti. Harus di maintenance terus dengan latihan,” ucapnya. (K4-64)


Baca Juga
Komentar