FIGUR

Layanan Terbaik

MEMBERIKAN layanan terbaik bagi pengunjung Soloraya dan sekitarnya di Taman Satwa Taru Jurug adalah prinsip yang ia terapkan kepada diri serta pegawai - pegawainya. Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, yang saat ini menjabat sebagai Dirut Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta, berupaya untuk selalu memberi kepuasan bagi pengunjung ke taman yang bersebelahan dengan Sungai Bengawan Solo itu. ”Kepuasan bagi pengunjung adalah yang penting diterapkan di tempat ini. Dengan demikian, pelayanan berupa fasilitas penunjang, taman hiburan seperti air muncrat menari, hingga kandang serta satwa ditaman itu selalu kami tingkatkan,” kata dia.

Menurutnya, lahan seluas 14 hektare tersebut memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Dilantiknya sebagai Direktur Utama di taman itu pada 7 Mei 2015, merupakan tantangan baginya untuk memberi kepuasan serta mendapatkan pemasukan bagi Pemkot Surakarta. ”Kami menemukan kenyamanan mengelola taman ini.

Karena itu berbagai kerja sama dan tambahan fasilitas kami lakukan guna memberi layanan yang memuaskan bagi pengunjung,” kata pria yang pernah menjadi Dosen di Universitas Setia Budi, Surakarta itu.

Dalam melayani, dirinya selalu melakukan kebaikan sekecil apapun dan melihat permasalahan sebagai peluang untuk berkembang. Dengan demikian dirinya selalu menularkan hal itu kepada para pegawainya. ”Karena sebuah masalah yang ada, jika dlihat dari sisi lain, bakal mendatangkan peluang yang cukup baik dalam berkembang. Inilah yang menjadi kenyamanan kami untuk mengembangkan taman satwa tersebut,” katanya.

Sebagai Lembaga Konservasi, TSTJ telah melakukan pelestarian satwa dengan menukar berbagai jenis satwa dari satu LK dengan LK yang lain. Bekerja sama dengan Ragunan, Maharani Zoo and Goa, Lamongan, Kebun Binatang Bandung dan lainnya. ”Konservasi satwa terus kami tingkatkan, selain itu edukasi kepada masyarakat kami juga lakukan. Sehingga rekreasi di taman satwa itu tercipta dengan misi yang menjadi tujuan utama TSTJ ini,” ungkap dia.

Mencapai hal itu dirinya terus merangkul stakeholder serta masyarakat bersama-sama melestarika flora dan fauna yang ada. Sehingga 50 tahun kedepan anak cucu manusia dapat menikmati dan bisa melihat satwa serta tumbuhan yang dimiliki di Indonesia. (Muhammad Ilham Baktora-21)


Berita Terkait
Komentar