KIYE LAKONE

Mantap ke Porprov 2018

PERSIAPAN matang, dengan latihan keras jangka panjang, membuat Dealton Nur Arif Prayogo mantap menatap Porprov 2018 di Kota Surakarta, 19-25 Oktober. Pebalap sepeda andalan Banyumas itu pun siap meraih hasil terbaik. Medali yang dibidik adalah dua medali emas.

Dalam masa persiapan, dia mengukir hasil gemilang di even nasional dan internasional. Pada Kejuaan di Surabaya Juli 2018, atet itu menjadi juara I.

Tak berselang lama dia menjadi runner up Kejuaraan Internasional di Singapura, juara I direbut atet tuan rumah, Gon Choon Huat. Juli lalu,dalam tes even Asian Games di Jakarta, Dealton meraih dua medali emas di nomor track individual pursuit 4.000 meter dan individual time tria (ITT) 4.000 meter.

Saat itu, kata Pelatih Balap Sepeda Banyumas Daryono Wasito, semua pebalap nasional ikut, termasuk para calon pesaing di Porprov 2018. Prestasi lain, juara II Lawu 2018 di karanganyar, juara I ITT LCC seri 26 2018 di Sidoarjo, juara I ITT LCC seri 27 di Gunungkidul, juara I Kejuaraan Indonesia omor ITTdi Bantul, dan juara II inividual pursuit Kejuaraan Indonesia 2018.

Untuk meraih kemampuan tersebut, kata Dealton, dirinya berlatih keras jauh dari kampung halamanya, yaitu di Surabaya. Di kota itu dia bergabung dengan klub besar. Langkah itu ditempuh, agar bisa mendapat sparring partner dengan kemampuan standar nasional.

Kalau berlatih di Banyumas, tidak ada lawan latih yang seimbang. Padahal untuk meningkatkan kecepatan, harus ada mitra latih yang minimal seimbang, bahkan di depannya, agar terpacu. Balap sepeda merupakan cabang olahraga terukur. ‘’Itu hanya bisa didapat di Surabaya.’’

Atlet kelahiran 27 November 1993 itu kini bersiap mengikuti Kejuaraan GNFY di Samosir, Sumatera Utara dan Kejuaraan Dunia di Australia nomor ITT52 km. Semua even itu digelar di bulan September. ‘’Saya berharap KONI Banyumas segera mewujudkan peralatan sepeda nomor track untuk Porprov 2018.’’(Budi Hartono-20).


Komentar