Kedepankan Spirit Humanis dan Estetis

SM/Dok Humas FBS - SAJIKAN TARI : Sejumlah mahasiswa FBS Unnes mementaskan tari kreasi dalam sebuah pergelaran di kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, belum lama ini.(23)
SM/Dok Humas FBS - SAJIKAN TARI : Sejumlah mahasiswa FBS Unnes mementaskan tari kreasi dalam sebuah pergelaran di kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, belum lama ini.(23)

PADA era disrupsi dan Revolusi Industri 4.0, kampus perlu mengedepankan spirit humanis dan estetis agar mampu menjawab tantangan zaman. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes) memadukan kedua hal itu untuk membangun kampus yang ideal bagi civitas academica melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi dan mendorong visi Unnes sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

Implementasi dari spirit tersebut, menurut Dekan FBS Unnes Prof Dr Agus Nuryatin MHum, ialah ingin ambil bagian dalam menciptakan masyarakat yang wicaksana.

Caranya dengan memberikan mahasiswa ilmu pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan tingkat perkembangan zaman di bidang kependidikan dan nonkependidikan dalam berbagai program studi, baik bahasa, sastra, maupun seni. Dalam bahasa Jawa, wicaksana berarti mampu menggunakan akal dan budi dengan benar.

”Semboyan 'keindahan adalah cermin intelektualitas' telah menjadi spirit bagi segenap civitas akademika FBS Unnes. Keindahan itu maujud dalam sikap untuk saling menghormati dan tutur kata yang baik, termasuk di media sosial. Keindahan juga berarti memberikan pelayanan yang prima dalam bekerja sehari-hari,” ujarnya.

Agus mengatakan, FBS Unnes yang saat ini memiliki 15 program studi bertujuan mencetak lulusan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, bermartabat, berbudaya, bertanggung jawab, berwawasan lingkungan, dan siap melaksanakan tanggung jawab.

Pada era disrupsi, di mana persaingan kerja semakin tinggi, alumnus juga mesti berkompetensi akademik yang unggul sesuai program studi masing-masing.

”Alumnus mesti terampil, mandiri, dan mampu bersaing dalam dunia internasional,” kata guru besar dalam ilmu sastra itu. Untuk mendukung capaian itu, saat ini FBS Unnes memiliki 209 dosen, di mana 12 di antaranya merupakan guru besar. Sebanyak 12 program studi telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). (23)

Foto dan teks :
Arie Widiarto
Penyunting :
Dwi Ani Retnowulan


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar