Pemkab Diminta Serius Dukung Sepak Bola Wonosobo

SM/ M Abdul Rohman  -  TUNJUKAN PIALA : Tim juara menunjukkan Piala Pendawa Cup Watumalang, usai laga final yang digelar di Lapangan Welahan Watumalang, baru-baru ini. (33)
SM/ M Abdul Rohman - TUNJUKAN PIALA : Tim juara menunjukkan Piala Pendawa Cup Watumalang, usai laga final yang digelar di Lapangan Welahan Watumalang, baru-baru ini. (33)

WATUMALANG - Pemerintah Kabupaten Wonosobo diminta serius mendukung kemajuan persepakbolaan. Pasalnya, minat masyarakat terhadap olahraga yang satu ini sangat tinggi. "Terbukti, setiap tahun di Wonosobo setidaknya ada 30 open tournament yang digelar.

Bahkan hampir setiap kecamatan ada, itu artinya semangat masyarakat tinggi,î ujar Ketua Komisi A DPRD Wonosobo Suwondo Yudistiro, Jumat (27/7).

Hal itu diungkapkan Suwondo usai menyerahkan trofi juara pertama laga final Open Tournament Pendawa Cup yang digelar di Lapangan Welahan Kelurahan Wonoroto Kecamatan Watumalang, Wonosobo, baru-baru ini.

Event tersebut merupakan edisi IX yang diikuti 32 klub yang berasal dari kecamatan yang ada di Wonosobo dan juga tim dari Banjarnegara.

Menurut dia, tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola, perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Karena, fasilitas olahraga di Wonosobo masih sangat minim dan tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat. "Harus mulai dipikirkan, sarana dan prasarana untuk olahraga sepak bola. Di tengah minat masyarakat tinggi, tapi perhatian pemerintah masih cukup rendah, bahkan stadion saja belum punya,î tutur dia.

Pihaknya sangat prihatin, selain belum adanya fasilitas pendukungnya, seperti pusat pendidikan atau sekolah sepak bola (SSB) juga belum ada.

Kedua fasilitas itu padahal menjadi salah satu kunci kemajuan sepak bola. "Minat warga terhadap olahraga ini belakangan semakin meningkat pascagelaran Piala Dunia di Rusia beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Benahi Lapangan

Semua orang memiliki harapan besar, jika persepakbolaan di daerahnya akan maju dan memiliki kualitas yang lebih baik, termasuk masyarakat di perdesaan. "Kami berharap pemkab membenahi lapangan di setiap desa, karena masih butuh pembenahan.

Semoga ke depan selain fasilitas olahraga, juga ada SSB di setiap kecamatan, agar olahraga sepak bola Wonosobo berkembang dan maju," harap dia.

Senada, Ketua Panitia Open Tournament Sepak Bola Pendawa Cup Kecamatan Watumalang, Sutrisno mengatakan, secara umum tingkat kesadaran masyarakat dalam menonton atau menikmati pertandingan sepa kbola semakin membaik.

"Selama 19 hari kita gelar turnamen Pendawa Cup ini, aman tanpa ada kerusuhan. Itu artinya kualitas penonton sepak bola juga semakin baik,î ungkapnya.

Gelaran ini pun bagi masyarakat dijadikan sebagai ajang meningkatkan silaturahmi, membuka titik ekonomi dan juga memantau potensi pemain muda bertalenta.

"Laga ini memang menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat desa, namun kita berharap, disisi lain bisa meningkatkan kualitas sepak bola dan mendapatkan potensi bibit unggul dari daerah,î terang dia.

Menurutnya, dalam laga final Pendawa Cup, mempertemukan PS Senggeran Desa Kuripan dan PS Armada dari Dusun Drewel, Desa Bumiroso, Kecamatan Watumalang.

Dalam pertandingan yang berjalan 90 menit tersebut, PS Armada berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. "Untuk juara pertama mendapatkan hadiah Rp 10 juta," bebernya. (mar-33)


Berita Terkait
Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar