• KANAL BERITA

Manajemen PSIS Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun
Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

SEMARANG, suaramerdeka.com - Berada di posisi juru klasemen Liga 1, membuat PSIS Semarang melakukan evaluasi total jelang pekan ketujuh melawan Persela Lamongan di latihan, Rabu (2/5). CEO PSIS, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya mengungkapkan evaluasi dibutuhkan agar Laskar Mahesa Jenar bisa bangkit dan beranjak dari zona degradasi. Sebab berada di papan bawah dapat mengganggu mental bermain pemain yang masih menyisakan 28 pertandingan lagi.

"Dari segi permainan sebetulnya anak-anak memang mulai ada kemajuan. Terutama dibawah arahan pelatih baru Vincenzo Alberto Annese. Namun yang jadi persoalan adalah mental bertanding pemain yang dinilai masih lemah. Terutama saat kebobolan terlebih dulu," kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini.

Dua kekalahan dari Perseru Serui (0-1) dan Persija Jakarta (1-4) di dua laga terakhir menjadi tolok ukur kelemahan itu. Apalagi Haudi Abdillah dan kolega kebobolan di 25 menit sebelun bubaran. Padahal selama 65 menit PSIS mampu memberi perlawanan dua tim tersebut.

Saat menghadapi Persija Jakarta (20/4). Persija yang membuka keran gol nya di menit 68 dan mampu menambah tiga gol lagi sampai pertandingan berakhir. Sementara di laga terakhir melawan Perseru  PSIS lagi-lagi kebobolan di menit 71, melalui sepakan first time Silvio Escobar.  "Tentu dengan kegagalan mengambil poin di dua laga terakhir, kami evaluasi kegagalan itu. Lini belakang hingga depan kita evaluasi, utamanya adalah faktor mental bertanding yang masih lemah," lanjutnya.

Laga selanjutnya, kesempatan PSIS untuk bangkit terbuka lebar saat menjamu Persela Lamongan, di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Skuat PSIS Semarang diharapkan mampu tampil trengginas dan mengulang sukses, seperti saat melibas tim tamu PSMS Medan 4-1 pada pekan keempat Liga 1, di Stadion yang sama. "Saya percaya selama sepekan berlatih akan ada perkembangan yang baik. Saya berharap tim bisa kembali ke tren kemenangan," tandas Yoyok.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)

Loading...
Komentar