• KANAL BERITA

Posisi PS Tira Meroket

BAYANGI LAWAN: Gelandang PS Tira Bantul Ryan Wiradinata membayangi pemain Bali United Milos Krkotic yang menguasai bola saat kedua tim bertemu pada pekan keenam Liga 1 di Stadion Sultan Agung Bantul (30/4). (suaramerdeka.com / Gading Persada)
BAYANGI LAWAN: Gelandang PS Tira Bantul Ryan Wiradinata membayangi pemain Bali United Milos Krkotic yang menguasai bola saat kedua tim bertemu pada pekan keenam Liga 1 di Stadion Sultan Agung Bantul (30/4). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

BANTUL, suaramerdeka.com - Kemenangan penting didapat PS Tira Bantul pada laga pekan keenamnya di kompetisi Liga 1. Tiga poin yang didapat saat mengalahkan tamunya Bali United, 2-1, di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Senin (30/4) malam membuat The Young Armys meroket dan mentas dari posisi juru kunci klasemen sementara. "Bersyukur sekali bisa menang. Kami kembali lagi ke jalur yang benar," papar arsitek PS Tira, Rudy Eka Priyambada.

Sebelumnya, PS Tira sudah mengalami hatrick kekalahan beruntun yang menyebabkan mereka berada di dasar klasemen di posisi 18 dengan nilai 4. Tambahan tiga poin yang didapat baru saja membuat PS Tira mengoleksi 7 poin dan merangsek empat strip ke posisi 14 sekaligus menggeser sejumlah tim lainnya. Seperti Bhayangkara FC, PSMS Medan, Arema FC dan PSIS Semarang yang berturut-turut menempati posisi 15 sampai 18.

Koleksi poin PS Tira pun menyamai poin yang didapat tim peringkat 11 hingga 13 namun tim yang dahulunya bernama PS TNI itu kalah dalam selisih gol. "Saya positif, saya confidence anak-anak bisa terus bermain baik seperti malam ini. Terpenting mereka jangan puas dahulu karena liga ini seperti lari marathon, masih banyak jadwal pertandingan padat lainnya," jelas dia.

PS Tira bermain cukup baik pada laga itu. Meski kalah dalam penguasaan bola, Manahati Lestussen dan kolega mampu mengontrol permainan agresif Bali United. Hasilnya cukup baik dimana mereka mampu unggul lebih dahulu lewat sundulan Wawan Febrianto di menit 33. Sayang keunggulan ini tak bertahan lama setelah semenit berselang bintang Bali United, Stefano Lilipaly mampu menyamakan skor melalui sontekannya. Skor imbang hingga turun minum.

Usai rehat, Bali United yang tak diperkuat sejumlah pemainnya karena dipanggil Timnas Indonesia seperti Ilija Spasojevic sering kesulitan menembus rapatnya pertahanan PS Tira. Menit 80, gol kemenangan tuan rumah datang. Adalah Gustavo Lopes yang menjadi pembeda setelah golnya melalui tendangan bebas menyudahi perlawanan Bali United malam itu. "Senang bisa menang di kandang sendiri. Selalu ada motivasi pribadi dan senang bisa cetak gol untuk tim," sambung Gustavo.

Dari kubu lawan, kekalahan tersebut membuat kecewa seluruh awak tim. Pasalnya, hasil minor ini membuat Laskar Tridatu mengalami kekalahan pertamanya di musim ini sekaligus mematenkan posisi mereka tetap di peringkat tujuh dengan sembilan poin.

Sang pelatih Widodo C Putro menganggap persaingan makin ketat dan peluang naik peringkat masih terbuka lebar. "Kami kalah tapi perolehan poin di klasemen berimbang. Hanya beda selisih gol saja. Anak-anak harus lebih kerja keras agar bisa naik peringkat," tandas Widodo.


(Gading Persada /CN26/SM Network)