• KANAL BERITA

Atmosfer Liga Inggris Lebih Membuat Ancelotti Nyaman dalam Melatih

Foto: reuters
Foto: reuters

LIVERPOOL, suaramerdeka.com - Perbandingan atmosfer sepak bola Inggris dan Italia dikemukakan Carlo Ancelotti. Dibanding Liga Inggris, para penggemar di Serie A kerap mencaci maki pelatih dan pemain di stadion sehingga membuat dirinya kesal dan terganggu.

"Apakah saya, (Gianluca) Vialli, (Gianfranco) Zola, (Claudio) Ranieri merasa puas di Inggris? Well, tentu saja! Jika anda terbiasa dengan sepakbola Italia, coba cari dunia yang lain. Saya tidak berbicara soal intensitas permainan, sebab itu tak berbeda jauh. Hal yang membedakan adalah lingkungannya yang berbeda di sini," kata Ancelotti kepada Corriere della Sera, seperti dilansir Calciomercato.

Sejak Desember lalu, Ancelotti menukangi Everton setelah sebelumnya dicopot sebagai pelatih Napoli.  Everton menjadi klub Inggris kedua buat juru taktik asal Italia itu, setelah pernah menangani Chelsea pada 2009-2011 dan mempersembahkan tiga trofi, yakni gelar Liga Inggris, Piala FA, serta Community Shield.

Di tangan Ancelotti, performa Everton terangkat dari papan bawah hingga kini dapat bersaing di zona Eropa. The Toffees sekarang duduk di peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris dengan 36 poin dan hanya terpaut lima angka dari empat besar.

Bisa kembali melatih di Inggris membuat Ancelotti senang, karena atmosfer sepak bola di Premier League jauh lebih leluasa buat para manajer ketimbang di Italia. Hal tersebut yang menurutnya banyak membuat para pelatih berkebangsaan Italia lebih senang menyebrang lautan untuk berkarier di Inggris.

"Sebagai contoh, di Inggris anda tak merasa tersinggung. Caci maki itu sungguh mengganggu. Pada beberapa stadion di Italia anda mendapat kesan jika orang-orang membenci anda, hanya karena anda berpindah klub. Ada penonton yang duduk di belakang bangku cadangan dan melemparkan caci maki kepada anda selama 90 menit. Di sini (di Inggris), hal seperti itu tak pernah terpikirkan," tandasnya.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)