• KANAL BERITA

PSG Dinilai Perlakukan Cavani Secara Tak Layak

Foto: 90min.com
Foto: 90min.com

MONTEVIDEO, suaramerdeka.com - Edinson Cavani disebut sang ayah, tidak diperlakukan Paris Saint-Germain secara layak. Januari ini, pemain Uruguay itu tengah menjajaki kesempatan gabung Atletico Madrid. "Saya sih inginnya dia bermain di sana (Atletico), Simeone menginginkannya sekarang tapi pelatih kepala Paris Saint-Germain bilang dia membutuhkan tenaganya untuk membantu tim bersaing di Liga Champions," kata Luis Cavani, dikutip BBC.

Musim ini, Cavani baru bermain sembilan kali di Liga Prancis dan mencetak dua gol, dari total waktu bermain 330 menit atau rata-rata sekitar 36 menit sekali bertanding. Posisinya sebagai penyerang utama digantikan Mauro Icardi, yang sejauh ini unjuk ketajaman dengan menorehkan sembilan gol di 13 pertandingan liga.

Selain itu, cedera yang didera mengganggu performa Cavani, plus kontraknya gagal diperpanjang PSG. Ia bakal bebas dari kontrak per Juni mendatang dan inilah yang membuat sejumlah klub termasuk Atletico Madrid mendekati pada Januari ini.

Atletico disebut ingin segera mengamankan jasa Cavani dengan biaya yang relatif murah meski juga bisa mendapatkannya secara cuma-cuma pada Juni nanti. Ayahnya, Luis Cavani, memastikan Atletico adalah tujuan utama Edinson Cavani, namun PSG menahannya sekuat tenaga.

"Saya rasa ada kans besar dia akan pergi ke Atletico. Juga ada opsi untuk bergabung dengan klub tersebut pada Juni nanti. Ada banyak klub tertarik, tapi ketika Anda berjanji ke sebuah tim, Anda menghormatinya. Kalau dia diizinkan untuk pergi besok dan Atletico masih menginginkannya, saya rasa dia akan meneken kontrak dengan mereka. Dia adalah pemain yang butuh waktu bermain dan pada saat ini dia hanya tampil empat atau enam menit per laga. PSG memperlakukannya dengan tidak adil," tambahnya.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)