• KANAL BERITA

Inter Sebut Pendekatannya kepada Eriksen Tidak Ilegal

Foto: Bongarts/Getty Images
Foto: Bongarts/Getty Images

LECCE, suaramerdeka.com - Komentar Jose Mourinho dan Tottenham Hotspur terkait cara pendekatan Inter Milan kepada Christian Eriksen ditanggapi La Benamata. Cara mereka mendekati pemain asal Denmark itu diklaim Inter sudah sah karena kontraknya akan habis. "Dia (Eriksen) memang pemain Tottenham, tapi kami tahu kontraknya akan berakhir bulan Juni," ujar Direktur Inter, Beppe Marotta kepada  Sky Sport Italia.

Belakangan, Inter dikabarkan memang gencar memburu Eriksen dan sudah mengajukan tawaran gaji senilai 7,5 juta euro dengan kontrak berdurasi 4,5 tahun hingga 2024. Selain itu, Eriksen dijanjikan mendapat kenaikan gaji sampai 9 juta euro tergantung penampilannya.

Kebutuhan akan seorang playmaker membuat Inter berniat mendatangkan Eriksen lebih cepat Januari ini. Mereka pun mendekati Tottenham untuk menawar nilai transfer sekitar 15 juta euro agar Eriksen dilepas. Tottenham kabarnya masih menolak dan bahkan balik menyerang Inter.

Spurs melalui sang manajer, Mourinho menyebut Inter tak beretika karena lebih dulu mendekati pemain dan bukan klub. Untuk menegaskan kekuatan klub sebagai pemilik sah pemain, Tottenham tetap memainkan Eriksen saat diimbangi Watford akhir pekan kemarin.

Inter lantas membantah tudingan pendekatan kepada Eriksen yang dianggap ilegal, karena menganggap proses negosiasi sudah berjalan sesuai prosedur. Pasalnya kontrak Eriksen tinggal enam bulan dan bebas bernegosiasi dengan klub manapun.

"Ini legal dan kami diperbolehkan menemui agennya menurut aturan yang ada. Tapi, untuk saat ini, apakah dia akan tiba Januari atau Juni, masih belum tahu karena persaingannya sangat ketat," tandas Marotta.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)