• KANAL BERITA

Besarnya Ekspekstasi di Man City Menyulitkan Gabriel Jesus

Foto: mancity.com
Foto: mancity.com

MANCHESTER, suaramerdeka.com - Besarnya ekspektasi di Manchester City rupanya menyulitkan Gabriel Jesus yang belakangan sedang mencari konsistensi mencetak gol. Sejak diboyong City pada Januari 2017, pemain Brasil itu selalu berada di bawah bayang-bayang Sergio Aguero.

"Terus terang, bulan lalu aku memang bermain buruk dan aku tidak bahagia. Aku memainkan sembilan atau 10 pertandingan dan aku tidak mencetak gol, dan aku melewatkan banyak peluang. Ketika hal ini terjadi sudah pasti aku tidak bisa bahagia. Kadang-kadang sepakbola memang seperti itu. Anda harus terus bekerja keras dan mencoba mencetak gol, berusaha membantu tim dan bekerja dan itulah yang sudah kulakukan," ungkap Jesus di FourFourTwo.

Musim ini saja, Jesus sudah membukukan 10 gol plus empat assist dalam 21 penampilan di seluruh kompetisi. Namun, dia juga baru saja melewati masa paceklik gol selama delapan pertandingan. Sejak menggantikan Aguero yang absen karena cedera, Jesus telah mengemas lima gol dalam tiga penampilan terakhir.

"Kupikir hal itu terjadi juga dengan pemain-pemain lain, tapi aku tidak bisa membicarakan tentang pemain-pemain lain. Aku cuma bisa membicarakan tentang diriku sendiri. Ketika aku tidak senang dengan diri sendiri aku ingin menembak kepalaku karena ini sulit untukku. Tentu saja aku merasa terhina. Aku berpikir, 'Ya Tuhan, aku harus mencetak gol, harus mencetak gol, harus mencetak gol' kata dia.

Jesus mesti melanjutkan ketajamannya di depan gawang lawan lantaran City sedang tercecer dalam perburuan gelar juara Liga Inggris usai tertinggal 14 poin dari Liverpool.

"Ketika aku memiliki peluang terkadang aku melewatkannya karena aku berpikir terlalu banyak dan menaruh tekanan terlalu besar pada diriku sendiri. Aku berusaha, aku semakin baik. Aku sekarang sedang bekerja mencetak gol dan tidak memikirkan tentang tekanan," imbuh Jesus.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)