• KANAL BERITA

Arsenal Disebut Ljungberg Memilih Bermain Tenang

Foto: Getty Images
Foto: Getty Images

LIEGE, suaramerdeka.com - Usai bermain imbang 2-2 kala melawan Standard Liege, manajer interim Arsenal, Fredrik Ljungberg menyebut, pasukannya bisa saja memenangi laga. Namun, mereka memilih bermain tenang karena hasil imbang sudah cukup membawa mereka lolos.

"Kami bermain bagus sesuai rencana permainan di babak pertama, pemain lawan tidak bisa melakukan tembakan tepat sasaran. Kami seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol sebelum jeda. Kami mendapat sedikit pukulan, mereka mencetak dua gol yang dibelokkan pemain kami...anda tak bisa menyalahkan mereka soal itu. Kami bisa saja kalah tapi ternyata tidak. 2-2, kami bisa menjadikannya 3-2 namun saya dapat informasi soal pertandingan lain, jadinya kami tak terlalu ngoyo setelahnya," kata Ljungberg dikutip dari Sky Sports.

Bermain di Stade Maurice Dufrasne, Belgia, Jumat (13/12) dini hari WIB, Arsenal gagal menjebol gawang Standard di babak pertama. Mereka malah kebobolan dua gol lebih dulu di babak kedua melalui Samuel Bastien di menit ke-47, serta Selim Amallah menit ke-69. Tak menyerah, Arsenal memperkecil ketertinggalan via gol Alexandre Lacazette di menit ke-78 serta menyamakan skor via gol Bukayo Saka, tiga menit berselang.

Skor 2-2 bertahan hingga laga tuntas, dan Arsenal terhindar dari kekalahan, sekaligus melaju ke babak 32 besar dengan status juara grup, setelah di pertandingan lainnya Eintracht Frankfurt kalah 2-3 dari Guimaraes. Usai laga, Ljungberg mengaku, The Gunners bisa saja membalikkan keadaan menjadi 3-2 di sisa waktu yang ada, namun lebih memilih bermain tenang karena sudah yakin lolos.

"Luar biasa, saya benar-benar bangga pada mereka. Anak-anak menunjukkan kepercayaan soal bagaimana mereka memainkan sepakbola, itu bagus buat kami di masa depan. Energinya itu terus berjalan, tak pernah berhenti," ujar Ljungberg.

 


(Andika Primasiwi, DS/CN26)