• KANAL BERITA

PSIS Butuh Satu Kemenangan untuk Bertahan di Liga 1

BERLATIH: Tim PSIS Semarang melakukan persiapan menghadapi Semen Padang pada laga pekan 32 lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (13/12). (suaramerdeka.com / dok)
BERLATIH: Tim PSIS Semarang melakukan persiapan menghadapi Semen Padang pada laga pekan 32 lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (13/12). (suaramerdeka.com / dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com - PSIS Semarang mengincar tiga poin saat menjamu Semen Padang pada pekan ke-32 Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Jumat (13/12) pukul 18.30 WIB. Kemenangan akan memastikan tim Mahesa Jenar tetap bertahan di Liga 1 musim depan.

“Besok (hari ini-red) kami main di  home, tentunya kami akan berjuang keras untuk mengamankan tiga poin, selain untuk memperbaiki klasemen, kemenangan akan memastikan kita bertahan di Liga 1 musim depan,” kata pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah, Kamis (12/12).

Pelatih yang akrab disapa Banur itu menambahkan jika timnya menang terus di tiga laga terakhir bukan tidak mungkin bisa naik ke peringkat enam. Lebih lanjut, Banur menyebut timnya sudah siap menghadapi tim berjuluk Kabau Sirah itu. Pihaknya juga sudah mengatur siasat supaya kebugaran pemain tetap terjaga.

“Kami sudah melakukan persiapan menghadapi Semen Padang, termasuk menjaga kebugaran pemain. Alhamdulillah saat official training (OT), pemain semangat. Berarti kondisi mereka bagus,” tambahnya.

Di laga nanti, Banur belum bisa menurunkan striker asing asal Brazil, Claudir Marini yang masih mengalami cedera. “Kami memang butuh Marini, tapi ini sepak bola. Kita juga enggak mau memaksakan Marini tampil karena nanti tidak maksimal dan berbaha untuk Marini,” ujar Bambang.

Sementara di laga nanti, panitia pelaksana (panpel) PSIS berpesan kepada suporter agar tidak turun ke lapangan usai laga berakhir. Sebagai antisipasi, panpe akan melakukan koordinasi dengan koordinator lapangan dan kepolisian. Di setiap pagar, nantinya juga akan ada penebalan.

“Kami berharap semua penonton dan penggemar PSIS untuk tidak turun lapangan setelah pertandingan. Sebagai antisipasi supaya tidak mendapat teguran atau pun sanksi,” kata wakil Panpel, Pujianto.


(Jati Prihatnomo/CN26/SM Network)